Sederhana, Pagi Sore merah dan hijau, serta Payakumbuah menunjukkan tiga strategi membesarkan bisnis restoran Padang: sistem kemitraan, kekuatan heritage, dan personal branding digital.
Sederhana, Pagi Sore, dan Payakumbuah tidak hanya menjual masakan Minang. Ketiga brand tersebut menunjukkan cara berbeda membangun bisnis kuliner: Sederhana bertumbuh melalui sistem jaringan dan kemitraan, Pagi Sore mengandalkan heritage merek lintas generasi, sementara Payakumbuah memanfaatkan personal branding serta perhatian di media sosial untuk membangun awareness dan ekspansi.
Perbedaan strategi ini memperlihatkan bahwa produk yang sama—nasi Padang—dapat berkembang melalui mesin bisnis yang berbeda. Dalam industri F&B, rasa tetap penting, tetapi kemampuan membangun sistem, kepercayaan merek, distribusi produk, dan perhatian konsumen menentukan seberapa jauh sebuah brand dapat bertumbuh.
Sederhana: Scale Lewat Sistem

Restoran Sederhana dirintis pada 1972 dan berkembang menjadi salah satu jaringan rumah makan Padang terbesar di Indonesia. Kementerian Ekonomi Kreatif menyebut Restoran Sederhana telah memiliki sekitar 200 lokasi dan mulai memperluas jejak internasional dengan peresmian outlet di Kampong Glam, Singapura, pada Juni 2026.
Pertumbuhan Sederhana tidak hanya bertumpu pada pembukaan gerai oleh pusat. Dalam berbagai dokumentasi sejarah bisnisnya, brand ini dikenal menerapkan pola kemitraan dan sistem bagi hasil atau mato. Pendekatan tersebut memungkinkan pemilik merek, pemilik modal, dan pengelola gerai memiliki kepentingan yang lebih selaras terhadap performa bisnis.
Ketika sistem operasional dapat direplikasi, ekspansi tidak harus sepenuhnya bergantung pada modal pusat. Mitra dan pengelola gerai juga memiliki dorongan untuk menjaga penjualan, kualitas layanan, stok bahan baku, dan efisiensi usaha karena hasil bisnis berhubungan dengan pendapatan mereka.
Strategi bisnis Sederhana dapat diringkas sebagai berikut:
- Menstandarkan operasional agar format usaha dapat diterapkan di banyak lokasi.
- Mengembangkan jaringan melalui kemitraan dan mekanisme bagi hasil.
- Memanfaatkan kekuatan nama merek yang telah dikenal konsumen.
- Membawa kuliner Minang ke pasar luar negeri melalui perluasan jaringan internasional.
Pelajaran dari Sederhana adalah bahwa bisnis F&B tidak cukup hanya menjual menu. Untuk bertumbuh besar, perusahaan perlu membangun sistem yang mampu menjaga standar produk dan layanan saat jumlah outlet bertambah.
Pagi Sore: Scale Lewat Heritage

Pagi Sore didirikan di Palembang pada 1973 oleh H. Lismar dan H. Sabirin, dua perantau asal Bukittinggi, Sumatera Barat. Selama lebih dari lima dekade, brand ini membangun aset berupa reputasi, konsistensi rasa, cerita pendiri, dan kedekatan emosional dengan pelanggan.
Pada 2003, pengelolaan bisnis Pagi Sore berpisah menjadi dua manajemen. Kedua pihak tetap menjalankan restoran dengan nama Pagi Sore, tetapi menggunakan identitas visual dan jalur pengembangan usaha yang berbeda. Untuk menjaga ketepatan informasi, pemisahan ini sebaiknya dijelaskan sebagai perubahan pengelolaan; alasan internal terperinci tidak dipaparkan secara resmi kepada publik.
Pemisahan tersebut kemudian membuat konsumen mengenal dua identitas utama. Pagi Sore merah dan Pagi Sore hijau. Keduanya berangkat dari sejarah pendirian yang sama, tetapi saat ini dijalankan oleh manajemen berbeda.
| Aspek | Pagi Sore Merah | Pagi Sore Hijau |
|---|---|---|
| Keterkaitan manajemen | Dikaitkan dengan keluarga H. Sabirin | Dikaitkan dengan keluarga H. Lismar |
| Akar sejarah | Berasal dari Pagi Sore yang didirikan bersama pada 1973 | Berasal dari Pagi Sore yang didirikan bersama pada 1973 |
| Identitas visual | Logo dengan dominasi merah marun | Logo dominan hijau dengan elemen Rumah Gadang |
| Tagline | “Jagonya Rendang” | “Rumah Makan Padang Pagi Sore Khas Minang” |
| Arah ekspansi yang dilaporkan | Membuka cabang pertama di Jakarta pada 2006 dan berkembang ke Jabodetabek | Mengembangkan jaringan dari Palembang ke sejumlah kota, termasuk Jakarta, Bandung, Bangka Belitung, dan Lubuk Linggau |
| Status operasional | Manajemen terpisah | Manajemen terpisah |
Perbedaan tersebut tidak berarti salah satu jaringan lebih “asli” dibanding yang lain. Kedua manajemen memiliki akar yang sama dalam sejarah Pagi Sore. Selain itu, klaim bahwa salah satu versi lebih lezat atau autentik tidak dapat diposisikan sebagai fakta karena rasa makanan merupakan pengalaman yang subjektif bagi setiap konsumen.
Dari sisi bisnis, Pagi Sore menunjukkan bahwa heritage dapat menjadi aset bernilai tinggi. Usia merek, resep, pengalaman pelanggan, dan identitas kuliner dapat menciptakan kepercayaan yang sulit dibangun pemain baru dalam waktu singkat.
Pagi Sore Masuk Produk Ritel

Selain memperkuat pengalaman makan di restoran, salah satu jaringan Pagi Sore berkolaborasi dengan Lanana dalam produk makanan siap saji. Kolaborasi tersebut mencakup beberapa menu seperti Nasi Rendang Daging, Nasi Cincang Daging, Nasi Ayam Pop, dan Nasi Ayam Gulai yang diposisikan dalam lini Heritage Series.
Langkah ini mencerminkan perluasan model bisnis dari layanan restoran ke produk ritel. Dengan format kemasan, rasa dan identitas merek dapat menjangkau konsumen di luar lokasi gerai, termasuk melalui e-commerce, perjalanan, ritel, dan kebutuhan makanan praktis.
Namun, data teknis, misalnya teknologi produksi spesifik yang dipakai harus merujuk pada pernyataan resmi produsen. Informasi tentang masa simpan atau metode pengolahan tidak sebaiknya digeneralisasi tanpa dokumen produk yang dapat diverifikasi.
Payakumbuah: Scale Lewat Attention

Payakumbuah adalah brand restoran Padang generasi baru yang berdiri pada 2022 oleh Arief Muhammad bersama timnya. Berbeda dari merek yang berkembang melalui sejarah puluhan tahun, Payakumbuah tumbuh dalam ekosistem media sosial dengan modal awal berupa personal brand dan audiens digital pendirinya.
Pada Februari 2025, Payakumbuah membuka cabang ke-20 di Yogyakarta. Pertumbuhan jaringan tersebut memperlihatkan bagaimana brand F&B dapat memanfaatkan perhatian publik untuk mempercepat tahap awal pengenalan merek.
Strateginya dapat dijelaskan dalam alur berikut:
Personal brand pendiri→Perhatian audiens→Brand awareness→Kunjungan pelanggan→Ekspansi
Namun, perhatian bukan satu-satunya fondasi bisnis. Personal branding membantu mendatangkan pelanggan pertama, sedangkan kualitas makanan, harga, pelayanan, kebersihan, pengalaman di restoran, dan konsistensi operasional menentukan apakah bisnis memiliki pelanggan yang kembali.
Payakumbuah menunjukkan bahwa di era digital, audiens dapat menjadi aset pemasaran. Namun, aset itu harus dikonversi menjadi sistem operasional dan pengalaman pelanggan agar pertumbuhan dapat bertahan dalam jangka panjang.
Tiga Mesin Pertumbuhan
| Brand | Tahun berdiri | Aset utama | Mesin pertumbuhan | Pelajaran bisnis |
|---|---|---|---|---|
| Sederhana | 1972 | Sistem dan jaringan | Kemitraan serta bagi hasil | Standarisasi membuat ekspansi lebih mudah direplikasi |
| Pagi Sore | 1973 | Heritage dan kepercayaan pelanggan | Reputasi merek serta perluasan produk | Sejarah, identitas, dan konsistensi dapat menjadi aset bisnis |
| Payakumbuah | 2022 | Personal brand dan audiens digital | Awareness media sosial serta ekspansi jaringan | Perhatian perlu diubah menjadi kunjungan, pembelian, dan loyalitas |
Sederhana menunjukkan kemampuan bisnis tradisional untuk bertumbuh melalui sistem. Pagi Sore menggambarkan nilai ekonomi dari heritage dan kepercayaan yang dibangun lama. Sementara itu, Payakumbuah memperlihatkan cara personal brand serta media sosial menciptakan awareness bagi brand kuliner baru.
Produk yang serupa tidak harus memakai strategi pertumbuhan yang sama. Pemilik bisnis perlu mengenali aset utamanya sebelum menentukan cara ekspansi.
- Jika kekuatan utama terletak pada proses dan operasi, bangun SOP, kontrol kualitas, serta skema kemitraan yang dapat direplikasi.
- Jika brand memiliki sejarah dan pelanggan loyal, perkuat cerita, identitas, pengalaman pelanggan, serta peluang produk turunan.
- Jika pendiri memiliki audiens, manfaatkan personal branding untuk membangun awareness, tetapi pastikan produk dan layanan siap menghadapi peningkatan permintaan.
- Jangan hanya mengejar pembukaan cabang. Jaga juga unit economics, ketersediaan pasokan, kualitas produk, pelatihan karyawan, dan layanan konsumen.
Pada akhirnya, Sederhana, Pagi Sore merah-hijau, dan Payakumbuah membuktikan bahwa bisnis restoran Padang dapat berkembang lewat jalur yang berbeda. Sederhana bertumbuh melalui sistem, Pagi Sore melalui heritage, dan Payakumbuah melalui attention.
Jangan lewatkan berita dan insight tentang pemasaran, ekspansi usaha, personal branding, serta tren bisnis terkini di komunikasibisnis.com.
Sumber dan Referensi
- Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. “Menteri Ekraf Resmikan Restoran Sederhana Singapura: IP Kuliner Indonesia Go Global.” 14 Juni 2026. Tersedia di: https://ekraf.go.id/news/menteri-ekraf-resmikan-restoran-sederhana-singapura-ip-kuliner-go-global
- IDN Times. “Siapa Pemilik Pagi Sore? Ini Kisah Dua Pendiri dan Manajemen.” 23 Agustus 2026. Tersedia di: https://www.idntimes.com/business/economy/siapa-pemilik-pagi-sore-c1c2-01-tg1j7-ct45fd
- Detikfood. “4 Fakta Restoran Padang ‘Pagi Sore’ yang Alami Pecah Kongsi.” 21 Februari 2025. Tersedia di: https://food.detik.com/info-kuliner/d-7789142/4-fakta-restoran-padang-pagi-sore-yang-alami-pecah-kongsi
- Smartlegal.id. “Cerita Restoran Padang Pagi Sore Pecah Kongsi Ketika Ekspansi.” 8 Agustus 2024. Tersedia di: https://smartlegal.id/hki/merek/2024/08/08/cerita-restoran-padang-pagi-sore-pecah-kongsi-ketika-ekspansi/
- Nibble. “Ini Perbedaan Pagi Sore Merah dan Hijau.” 22 Januari 2026. Tersedia di: https://www.nibble.id/perbedaan-pagi-sore-merah-dan-hijau/
- Suara Merdeka Jakarta. “Menteri Hukum & Dubes RI untuk Italia Meresmikan RM Pagi Sore Pemuda Jaktim.” 24 Januari 2025. Tersedia di: https://jakarta.suaramerdeka.com/gaya-hidup/13414412897/menteri-hukum-dubes-ri-untuk-italia-meresmikan-rm-pagi-sore-pemuda-jaktim
- Waspada.id. “Sukses Rebranding, RM Pagi Sore Berlanjut Buka Cabang di Surabaya.” 8 Mei 2025. Tersedia di: https://www.waspada.id/nusantara/sukses-rebranding-rm-pagi-sore-berlanjut-buka-cabang-di-surabaya/
- Kumparan. “Gandeng Anthony Ginting, Arief Muhammad Buka Restoran Padang di Yogyakarta.” 19 Februari 2025. Tersedia di: https://kumparan.com/kumparanfood/gandeng-anthony-ginting-arief-muhammad-buka-restoran-padang-di-yogyakarta-24X3A1CtSDu
- IDN Times Jawa Tengah. “Dari Semarang Merambah ke Yogyakarta, RM Payakumbuah Gandeng Atlet Badminton.” 19 Februari 2025. Tersedia di: https://jateng.idntimes.com/news/business/dari-semarang-ke-yogyakarta-rm-payakumbuah-gandeng-atlet-badminton-00-1kqqx-bvkfq2