Advertisement
Dark Mode Light Mode

Pepsodent Dukung Kholidin, Atlet Para Panahan dengan Teknik Unik

Pepsodent menjalin kemitraan dengan atlet para panahan Indonesia, Kholidin, menjelang keikutsertaannya dalam Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Kolaborasi bertajuk “Bite into Glory” ini menempatkan kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian penting dari persiapan performa atlet.

Kerja sama tersebut menarik perhatian karena Kholidin menggunakan teknik mouth-draw, yaitu menarik dan melepaskan tali busur dengan bantuan mulut serta giginya. Teknik ini membuat gigi, gusi, dan struktur pendukung di sekitar mulut menjadi bagian penting dari proses latihan dan pertandingan.marketing-interactive

Kesehatan Mulut Menjadi Bagian dari Performa

Kholidin, atlet panahan para-Indonesia, didukung oleh Pepsodent dalam persiapannya menuju Para Games 2026 di Jepang. 

Melalui kolaborasi tersebut, Pepsodent memberikan dukungan berupa perawatan periodontal profesional di Solo serta rutinitas perawatan mulut yang disesuaikan dengan kebutuhan Kholidin sebagai atlet para panahan.

Perawatan periodontal berkaitan dengan kesehatan gusi dan jaringan pendukung gigi. Bagi Kholidin, perhatian terhadap aspek tersebut menjadi semakin penting karena mulut dan giginya menerima beban berulang ketika ia menggunakan teknik mouth-draw.

Advertisement

Pendekatan ini memperluas cara pandang terhadap kesehatan mulut. Perawatan gigi tidak hanya berkaitan dengan kebersihan, senyum, atau pencegahan masalah sehari-hari, tetapi juga dapat berhubungan langsung dengan kebutuhan seseorang dalam menjalankan aktivitas tertentu.

Dalam olahraga dengan teknik yang sangat spesifik, kondisi bagian tubuh yang digunakan untuk menopang gerakan perlu diperhatikan secara rutin. Pada Kholidin, gigi dan mulut berperan sebagai bagian dari mekanisme untuk menarik serta melepaskan tali busur.

Latihan Intensif hingga 600 Anak Panah

Kholidin mulai menekuni panahan pada 2017. Selama bertahun-tahun, ia mengembangkan dan menyempurnakan teknik mouth-draw melalui latihan, eksperimen, serta evaluasi yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Dari Dapur Rumahan ke Brand Nasional: Pelajaran Inovasi dari Bittersweet by Najla

Dalam periode latihan intensif, Kholidin biasanya melepaskan sekitar 250 hingga 500 anak panah per hari. Pada fase latihan puncak, jumlah tersebut dapat meningkat hingga 600 anak panah. Intensitas itu membuat gigi, gusi, serta struktur pendukung di sekitar mulut berulang kali menopang gerakan yang dibutuhkan dalam tekniknya.jakarta.suaramerdeka

“Saya menyadari cara saya memanah sekarang sudah tidak sama seperti sebelumnya, tetapi kecintaan saya terhadap olahraga ini tidak pernah berubah. Yang paling penting adalah terus mencari cara untuk berkembang,” ujar Kholidin.

Menurutnya, setiap sesi latihan dan proses evaluasi menjadi bagian dari perjalanan untuk memperbaiki kemampuan. Ia juga menilai setiap kompetisi sebagai kesempatan untuk belajar dan memberikan penampilan terbaik bagi Indonesia.

Pepsodent Hubungkan Perawatan dengan Olahraga

Bagi Pepsodent, kerja sama dengan Kholidin menjadi cara untuk menghubungkan pesan kesehatan mulut dengan kebutuhan nyata seorang atlet.

Rikka Anggitha, Oral Care Category Lead Unilever Indonesia, mengatakan kisah Kholidin menunjukkan bahwa konsistensi, kerja keras, dan ketekunan dapat membantu atlet terus berkembang. Dalam kasus Kholidin, gigi dan mulut tidak hanya berperan dalam kesehatan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian penting dari teknik yang ia gunakan untuk berlatih dan bertanding.

“Melalui kemitraan Bite into Glory, Pepsodent bangga dapat mendukung Kholidin dalam menjaga kesehatan mulut sekaligus mendampingi perjalanannya menuju panggung internasional,” ujar Rikka.marketing-interactive

Baca Juga :  Consina Tidak Sekadar Menjual Perlengkapan Outdoor: Bagaimana Hobi Berubah Menjadi Brand Lifestyle

Pepsodent menyebut kolaborasi ini sebagai kemitraan performa kesehatan mulut pertama di dunia untuk atlet para panahan yang menggunakan teknik mouth-draw. Klaim tersebut secara khusus merujuk pada kerja sama antara merek perawatan mulut dan atlet kompetitif yang menjadikan gigi serta mulut sebagai bagian integral dari teknik olahraganya.marketing-interactive

Menuju Asian Para Games 2026

Kholidin dipersiapkan untuk menghadapi Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18–24 Oktober 2026 dan akan mempertandingkan 18 cabang olahraga para.

Panahan para menjadi salah satu cabang olahraga dalam agenda tersebut. Kompetisi para panahan dijadwalkan berlangsung di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Prefektur Aichi.asianparagames-2026+1

Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 merupakan penyelenggaraan kelima ajang olahraga para tingkat Asia. Panitia memperkirakan sekitar 3.600 hingga 4.000 atlet dan ofisial dari 45 negara akan berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.asianparagames-2026

Dengan dukungan Pepsodent, persiapan Kholidin tidak hanya berfokus pada latihan teknik dan peningkatan akurasi. Kondisi gigi serta mulut juga menjadi bagian dari perhatian agar ia dapat menjalankan tekniknya secara konsisten selama menghadapi persaingan internasional.

Strategi Pemasaran Berbasis Cerita Atlet

Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana merek dapat membangun komunikasi melalui cerita atlet yang memiliki keunikan dan relevansi kuat dengan kategori produknya.

Pepsodent tidak sekadar menempatkan diri sebagai pendukung olahraga. Merek tersebut menghubungkan fungsi produk dan keahlian di bidang kesehatan mulut dengan kebutuhan spesifik Kholidin sebagai atlet.

Pendekatan semacam ini membuat pesan pemasaran terasa lebih kontekstual. Kesehatan mulut tidak disampaikan hanya melalui imbauan umum, tetapi dikaitkan dengan perjalanan, tantangan, teknik, dan ambisi seorang atlet.

Baca Juga :  Revolusi Perjalanan Premium: CIMB Niaga, Cathay Pacific, dan Mastercard Luncurkan Kartu Kredit Co-Brand Eksklusif

Bagi audiens, cerita Kholidin juga memperlihatkan bahwa keterbatasan fisik tidak menghapus kesempatan untuk berprestasi. Melalui latihan yang konsisten dan dukungan yang sesuai, ia mampu mengembangkan teknik berbeda untuk tetap bersaing di tingkat internasional.

Lebih dari Sekadar Senyum Sehat

Pepsodent berharap kampanye “Bite into Glory” dapat mengingatkan masyarakat bahwa kesehatan mulut memiliki peran lebih luas daripada sekadar menjaga senyum.

Kondisi gigi dan mulut dapat memengaruhi rasa percaya diri serta mendukung aktivitas seseorang, terutama ketika bagian tersebut digunakan dalam pekerjaan, olahraga, atau keterampilan tertentu.

Dalam perjalanan Kholidin, kesehatan mulut menjadi bagian dari persiapan untuk mengejar target yang lebih besar. Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan bahwa dukungan terhadap atlet dapat diberikan melalui kebutuhan yang sangat spesifik, termasuk aspek yang sering luput dari perhatian.

Baca berita terbaru mengenai bisnis, pemasaran, olahraga, kesehatan, dan kisah inspiratif lainnya di komunikasibisnis.com. Untuk mendapatkan berita serta insight terbaru seputar dunia bisnis, ikuti Instagram @komunikasibisniscom.

Sumber dan Referensi

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

K-24 vs Kimia Farma: Dua Cara Berbeda Mengendalikan Jaringan Apotek

Next Post
Garuda Indonesia Singapore Airlines

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Perluas Kerja Sama, Tiket Terintegrasi hingga Akses Lounge Resiprokal

Advertisement