SURABAYA — Jatim Fest 2026 tidak hanya menjadi agenda pameran dan hiburan masyarakat. Digelar di Exhibition Hall Grand City Surabaya pada 30 September hingga 4 Oktober 2026, acara ini mempertemukan layanan publik, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta kampanye digitalisasi pembayaran dalam satu ruang interaksi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Mengusung tagline “Pesta Belanja, Hiburan & Rekreasi Rakyat Jawa Timur”, Jatim Fest 2026 merupakan hasil kolaborasi Dayapromo Mitra Tama dan Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur. Konsep ini menunjukkan upaya menghadirkan pameran yang tidak semata berorientasi pada transaksi, tetapi juga pada kemudahan akses masyarakat terhadap layanan pemerintah dan penguatan ekosistem ekonomi daerah.

Layanan publik lebih dekat
Kehadiran layanan publik menjadi salah satu nilai tambah Jatim Fest 2026. Sejumlah OPD Pemerintah Provinsi Jawa Timur membuka akses informasi dan layanan bagi masyarakat dalam satu lokasi pameran.
Konsep layanan terintegrasi ini memudahkan pengunjung untuk mengurus kebutuhan administrasi atau memperoleh konsultasi tanpa harus mendatangi kantor layanan secara terpisah. Bagi pemerintah daerah, pendekatan tersebut juga menjadi cara untuk memperkuat komunikasi publik yang lebih dekat dan mudah dijangkau.
Ruang promosi bagi UMKM
Jatim Fest turut menjadi etalase produk lokal Jawa Timur. Beragam UMKM memanfaatkan pameran ini untuk mengenalkan produk, berinteraksi langsung dengan konsumen, dan memperluas peluang pasar.
Bagi pelaku usaha, keikutsertaan dalam event semacam ini tidak hanya berorientasi pada penjualan selama pameran. Momentum tersebut juga dapat digunakan untuk memperkuat merek, membangun jaringan, serta mengarahkan konsumen ke kanal penjualan digital setelah acara berakhir.
Penggunaan QRIS didorong
Digitalisasi transaksi menjadi fokus lain dalam Jatim Fest 2026. Penyelenggara mendorong tenant menyediakan pembayaran melalui QRIS, didukung kerja sama dengan Bank Jatim dan sejumlah perbankan. Pengunjung yang bertransaksi menggunakan QRIS juga mendapat kesempatan mengikuti program voucher undian.
Langkah ini relevan dengan perubahan perilaku konsumen yang semakin terbiasa melakukan pembayaran non-tunai. Bagi UMKM, QRIS membantu mempercepat proses transaksi dan memberi pengalaman belanja yang lebih praktis bagi pelanggan.

Menjangkau anak muda
Selain masyarakat umum, Jatim Fest 2026 menyasar generasi muda dan komunitas melalui rangkaian aktivitas kreatif serta edukasi keuangan. Strategi ini memperluas fungsi pameran, dari sekadar agenda belanja menjadi ruang interaksi, pembelajaran, dan penguatan ekonomi digital.
Dengan perpaduan layanan publik, UMKM, serta transaksi digital, Jatim Fest 2026 menunjukkan bagaimana event daerah dapat menjadi medium komunikasi yang efektif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Tantangannya kini adalah memastikan manfaat pameran tidak berhenti selama lima hari penyelenggaraan, tetapi berlanjut menjadi pertumbuhan pasar bagi UMKM Jawa Timur.
Ikuti Komunikasibisnis.com untuk mendapatkan informasi terkini seputar bisnis, ekonomi, UMKM, transformasi digital, dan perkembangan industri di Indonesia. Follow Instagram @komunikasibisniscom untuk berita pilihan, insight bisnis, dan liputan event terbaru.