Dark Mode Light Mode

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use

Gebrakan GAC di IIMS 2026: Kantongi 2.095 SPK, AION UT Jadi Primadona Baru Mobil Listrik Nasional

Kredit Foto: Istimewa

JAKARTA – Pasar kendaraan listrik (Electric Vehicle) di Indonesia memasuki babak baru.

Produsen otomotif global, GAC Group, mencatatkan prestasi gemilang sepanjang gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

Hanya dalam sebelas hari pameran (5–15 Februari 2026), GAC sukses membukukan total Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebanyak 2.095 unit,

sebuah angka yang menegaskan dominasi teknologi Tiongkok di pasar domestik.

Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kendaraan listrik semakin matang.

Advertisement

Pameran yang berlangsung di JIExpo Kemayoran tersebut menjadi panggung pembuktian bagi GAC dalam menghadirkan kendaraan yang tidak hanya canggih, tetapi juga kompetitif dari segi harga.

AION UT: Hatchback Crossover yang Mendominasi

Bintang utama di booth GAC kali ini adalah AION UT. Model hatchback bergaya crossover ini berhasil menyedot perhatian pengunjung

dengan mencatatkan pesanan sebanyak 997 unit—hampir separuh dari total penjualan perusahaan.

Varian Premium menjadi tipe yang paling diburu karena kombinasi fitur cerdas dan desain kompak yang

sangat relevan dengan kebutuhan mobilitas kaum urban di kota besar seperti Jakarta.

Keunggulan baterai berkapasitas 60 kWh yang sanggup menempuh jarak hingga 500 km (standar NEDC) menjadi nilai jual utama.

Apalagi, dengan harga kompetitif mulai dari Rp280 juta, AION UT berhasil menyabet penghargaan sebagai kendaraan listrik hatchback menengah terbaik di IIMS 2026.

Baca Juga :  Suzuki Access 125: Skutik Retro-Modern Rp 25,5 Juta yang Curi Hati di IMOS 2025!

Portofolio Lengkap untuk Segmen Berbeda

Tidak hanya AION UT, model SUV AION V juga menunjukkan taringnya dengan total pesanan mencapai 552 unit,

di mana varian Luxury menjadi kontributor terbesar. Sementara itu, di segmen premium, Hyptec HT hadir

memukau konsumen yang menginginkan kemewahan dan performa. SUV listrik ini dibekali baterai 83 kWh dengan

daya jelajah fantastis hingga 620 km, ditawarkan dengan harga mulai Rp616 juta (OTR Jakarta).

CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, mengungkapkan bahwa hasil ini melampaui ekspektasi dan menunjukkan kesiapan pasar Indonesia bertransisi ke energi bersih.

“Kami mengapresiasi respons luar biasa ini. Dominasi AION UT dan minat kuat terhadap Hyptec HT menunjukkan bahwa konsumen Indonesia kini lebih selektif dan memprioritaskan teknologi mutakhir serta efisiensi baterai,” ungkap Andry.

Ekspansi Infrastruktur dan Layanan Purnajual

Keberhasilan di IIMS 2026 ini akan diikuti dengan langkah agresif GAC Indonesia dalam memperkuat infrastruktur pendukung.

Menyadari bahwa lonjakan pemesanan harus dibarengi dengan layanan yang mumpuni, GAC berkomitmen untuk mempercepat

perluasan jaringan diler resmi dan titik pengisian daya (charging station) di berbagai kota besar.

Langkah ini sejalan dengan strategi jangka panjang perusahaan untuk tidak hanya sekadar menjual unit,

tetapi juga membangun ekosistem purnajual yang memberikan rasa aman bagi pemilik kendaraan listrik dalam jangka panjang.

Menuju Era Transportasi Berkelanjutan

Pencapaian GAC di IIMS 2026 juga menjadi bagian dari sukses besar pameran tersebut yang berhasil

Baca Juga :  Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Etape Dua: Nikmati Keseimbangan Sempurna dari Budaya Osing hingga Tanah Tengger

mencatatkan transaksi total senilai Rp8,7 Triliun. Hal ini membuktikan bahwa sektor otomotif,

khususnya segmen listrik, tetap menjadi motor penggerak ekonomi nasional yang vital di tahun 2026.

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

56 Tahun Gramedia: Menenun Harapan Lewat Literasi, Memberi Makna Bagi Anak Negeri

Next Post

Diagnos Symposium 2026: Transformasi Diagnostik dan Kolaborasi Medis Demi Mutu Kesehatan Indonesia