Dark Mode Light Mode

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use

Universitas Esa Unggul dan LLDIKTI III Gelar Akselerasi Pendidikan Inklusif Mewujudkan Kampus Ramah Serta Setara

kegiatan bertajuk “Akselerasi Pendidikan Inklusif: Mewujudkan Kampus yang Ramah, Adaptif dan Setara pada Perguruan Tinggi di Lingkungan LLDIKTI Wilayah III”. dihadiri oleh lebih dari 125 perguruan tinggi di bawah naungan LLDIKTI Wilayah III

JAKARTA – Dunia pendidikan tinggi Indonesia terus berbenah menuju kesetaraan hak bagi seluruh anak bangsa.

Bertempat di Kemala Ballroom, Universitas Esa Unggul (UEU) bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III

sukses menggelar sosialisasi bertajuk “Akselerasi Pendidikan Inklusif: Mewujudkan Kampus yang Ramah, Adaptif, dan Setara”.

Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid ini menjadi momentum krusial yang dihadiri oleh pimpinan dari lebih 125 perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah III.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen kolektif dalam menghapus hambatan pendidikan bagi mahasiswa berkebutuhan khusus.

Transformasi Mindset dan Fasilitas di Lingkungan Kampus

Rektor Universitas Esa Unggul Dr Ir Arief Kusuma Among Praja ST MBA IPU ASEAN Eng.

Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST, MBA, IPU, ASEAN Eng, menekankan bahwa inklusivitas bukan sekadar tentang penyediaan sarana fisik seperti ramp atau lift.

“Pendidikan inklusif adalah tentang perubahan mindset seluruh civitas akademika. Kami di Universitas Esa Unggul berkomitmen penuh mengembangkan sistem pembelajaran yang aksesibel serta meningkatkan kompetensi dosen dalam mendampingi mahasiswa disabilitas. Ini adalah langkah nyata untuk memastikan setiap individu memiliki kesempatan yang setara untuk meraih gelar sarjana,” tegas Dr. Arief.

Kolaborasi Strategis dengan Komisi Nasional Disabilitas

Komisaris Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia Jonna Aman Damanik.

Acara ini juga diperkuat dengan kehadiran Jonna Aman Damanik, Komisaris Komisi Nasional Disabilitas RI,

serta dibuka secara resmi oleh Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, SE, MA.

Baca Juga :  Sinergi Industri 2026: Yogyakarta Gelar Tiga Expo Besar Makanan, Pengemasan, dan Percetakan di JEC

Dalam arahannya, Dr. Henri mengingatkan bahwa akses pendidikan tinggi adalah hak asasi yang harus dijamin oleh setiap institusi pendidikan.

Sebagai bagian dari implementasi nyata, sesi diskusi menghadirkan empat narasumber ahli yang membedah tuntas aspek pendidikan inklusif:

  1. Fajar Priyautama (Kemendikbudristek): Memaparkan regulasi dan kebijakan pusat terkait standar pendidikan inklusif.
  2. Artini Nada (UNJ): Mengulas strategi penanganan dan pendampingan psikologis mahasiswa disabilitas.
  3. Asep Supena (UNJ): Memberikan panduan praktis pembentukan Unit Layanan Disabilitas (ULD) di kampus.
  4. Mukhamad Abduh, ST, MT (UEU): Membagikan best practice dan pengalaman empiris implementasi kampus inklusif di Universitas Esa Unggul.

Universitas Esa Unggul: Menuju World Class University yang Humanis

Sebagai satu-satunya mitra Arizona State University (ASU) di Indonesia, Universitas Esa Unggul

terus membuktikan kualitasnya sebagai perguruan tinggi berperingkat Akreditasi Unggul.

Dengan visi menjadi World Class University, UEU tidak hanya fokus pada prestasi akademik dan kewirausahaan, tetapi juga pada nilai-nilai kemanusiaan dan inklusivitas.

Berada di peringkat 3 PTS Terbaik di Jakarta (UniRank 2025), UEU kini menaungi 10 fakultas dengan fasilitas modern yang terus diadaptasi agar ramah bagi penyandang disabilitas.

Program pembelajaran yang fleksibel, mulai dari kelas reguler hingga Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), menjadi solusi nyata bagi mahasiswa dengan berbagai latar belakang kondisi fisik maupun geografis.

Seni Sebagai Simbol Kesetaraan

Kemeriahan acara ditutup dengan penampilan menyentuh berupa puisi isyarat oleh mahasiswa disabilitas UEU.

Baca Juga :  Jembatani Industri 4.0: Universitas Esa Unggul Gandeng Raksasa Robotika China untuk Cetak SDM Global

Penampilan ini menjadi pengingat bagi seluruh peserta bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mengekspresikan kreativitas dan prestasi di level pendidikan tinggi.

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post
Waste to Energy

Danantara Indonesia Bangun Fasilitas Waste-to-Energy di Bekasi dan Denpasar, Solusi Sampah Jadi Energi Bersih

Next Post

Mudik Aman Berbagi Harapan 2026: Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Berangkatkan 500 Pemudik ke Jawa Tengah & Jatim