Langkah besar diambil oleh raksasa teknologi global ZTE Corporation dan perusahaan telekomunikasi terbesar di Tanah Air, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom).
Kedua belah pihak resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kolaborasi strategis dalam pengembangan solusi dan infrastruktur digital di Indonesia, Senin (18/5/2026).
Sinergi ini dirancang untuk mempercepat transformasi digital nasional melalui pemanfaatan teknologi mutakhir,
termasuk cloud computing, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta konektivitas generasi terbaru (next-generation connectivity).
Memanfaatkan Kapabilitas Global untuk Sektor Enterprise dan Pemerintahan
Melalui kemitraan ini, ZTE akan mengintegrasikan keunggulan teknologi globalnya di bidang infrastruktur digital dan platform terintegrasi guna mendukung Telkom memperkuat ekosistem digitalnya.
Kolaborasi ini difokuskan untuk menghadirkan solusi digital yang aman, adaptif, dan memiliki skala fleksibel (scalable) bagi sektor korporasi (enterprise) serta instansi pemerintahan.
“Kemitraan ini mencerminkan visi bersama kami untuk membangun infrastruktur digital yang cerdas, efisien, dan berkelanjutan.
Dengan menggabungkan keahlian teknologi ZTE dan kekuatan pasar Telkom, kami berharap dapat menciptakan nilai baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” ujar Zhu Yang, Sales Director ZTE Indonesia.
Evolusi Telkom Menuju Perusahaan Platform Digital Terintegrasi
Bagi Telkom Indonesia, kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi transformasi perusahaan untuk berevolusi
dari operator telekomunikasi tradisional menjadi penyedia infrastruktur dan platform digital terintegrasi yang tangguh.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menegaskan bahwa integrasi teknologi AI menjadi penggerak utama dalam portofolio masa depan Telkom.
“Telkom berkomitmen untuk meningkatkan kapabilitas di bidang data center, konektivitas, dan platform berbasis cloud.
Melalui kemitraan strategis seperti ini, kami ingin membangun ekosistem digital yang lebih tangguh, aman, dan kompetitif di Indonesia maupun di tingkat regional,” jelas Seno.
Kesiapan Ekosistem dan Ketahanan Kedaulatan Data
Di tengah pesatnya adopsi AI dan cloud di Asia Tenggara, kolaborasi ZTE dan Telkom juga diproyeksikan untuk menjawab tantangan kedaulatan data dan keamanan siber di Indonesia.
Dengan memanfaatkan infrastruktur lokal milik Telkom dan keahlian sistem dari ZTE, pemrosesan data skala besar (Big Data) dapat dikelola secara lebih optimal dan aman di dalam negeri.
Ke depan, kedua perusahaan akan menjajaki berbagai peluang baru, termasuk pengembangan talenta digital,
optimalisasi aset operasional, serta penyediaan solusi smart city guna mendukung kebutuhan ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang pesat.