TANGERANG, 16 April 2026 – Sebanyak 17 peserta didik berprestasi dari SMP dan SMA Tarakanita Citra Raya serta Gading Serpong
baru saja menyelesaikan perjalanan edukasi internasional yang transformatif di Jepang. Selama bulan Maret 2026, para siswa terjun langsung ke jantung budaya “Negeri Sakura” melalui program homestay yang berlokasi di Kota Himeji dan Nagoya.
Program ini bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan strategi pendidikan karakter yang dirancang Tarakanita Tangerang untuk mencetak generasi muda yang mandiri, disiplin, dan memiliki wawasan global yang inklusif.
Akulturasi Akademik di Junshin Gakuin dan Kenmey Girls School
Didampingi oleh dua guru pendamping, para siswa berkesempatan mengikuti kegiatan belajar mengajar di dua sekolah mitra bergengsi,
yaitu Junshin Gakuin School dan Kenmey Girls School. Di sana, mereka tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga peserta aktif dalam berbagai workshop budaya, mulai dari seni kaligrafi hingga upacara minum teh (tea ceremony) yang sarat nilai filosofis.

Selain aspek seni, para siswa juga ditantang untuk mengasah ketelitian melalui praktik fish filleting serta pembuatan sashimi dan sushi.
Untuk memperkuat ketangguhan fisik dan mental, mereka juga terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler bela diri tradisional Jepang seperti Kendo dan Shorinji Kempo.
Living Like a Local: Esensi Belajar dari Host Family
Salah satu pilar utama program ini adalah pengalaman tinggal bersama keluarga asuh (host family). Melalui interaksi harian yang intens,
para siswa belajar memahami tata krama, etika makan, dan nilai-nilai kehidupan masyarakat Jepang yang dikenal sangat menjunjung tinggi kehormatan serta tanggung jawab.
“Pengalaman tinggal bersama keluarga asuh memaksa siswa untuk keluar dari zona nyaman. Mereka belajar beradaptasi dengan bahasa, kebiasaan, dan pola pikir yang berbeda, yang secara otomatis membangun kemandirian dan rasa percaya diri dalam komunikasi internasional,” tulis laporan kegiatan tersebut.
Eksplorasi Teknologi dan Warisan Dunia di Nagoya & Himeji
Untuk memperluas cakrawala masa depan, para peserta diajak mengunjungi Nanzan University di Nagoya guna mengenal sistem pendidikan tinggi di Jepang.
Perjalanan edukasi ini berlanjut ke Toyota Commemorative Museum of Industry and Technology, di mana siswa mempelajari sejarah revolusi industri dan inovasi otomotif dunia.

Sisi historis dan keindahan alam pun tidak luput dari agenda. Kunjungan ke Himeji Castle, yang merupakan situs warisan dunia, serta Kokoen Garden saat musim bunga sakura mekar,
memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana Jepang menjaga harmoni antara kemajuan teknologi dan pelestarian sejarah.
Membangun Jembatan Persahabatan Lintas Budaya
Program homestay ini merupakan wujud nyata komitmen Tarakanita Tangerang dalam membekali siswanya dengan profil pelajar yang adaptif.
Melalui sesi presentasi visi pribadi di forum internasional, para siswa dilatih untuk berani menyuarakan ide di depan publik global.
Diharapkan, sekembalinya ke tanah air, nilai-nilai kedisiplinan dan rasa hormat yang mereka serap selama di Jepang dapat diimplementasikan dalam lingkungan
sekolah dan kehidupan sehari-hari, menjadikan mereka pribadi yang unggul dan berdampak.