LOMBOK, 28 Mei 2026 – Sebuah aksi nyata yang memadukan semangat ketahanan fisik, solidaritas komunitas, dan kepedulian sosial baru saja sukses digelar di Nusa Tenggara Barat.
Ajang sepeda amal bertajuk Lombok Charity Ride 2026 (LCR26) yang berlangsung pada 2–4 Mei 2026 berhasil menggalang donasi fantastis
senilai Rp1.175.742.542 demi meningkatkan mutu pendidikan dasar di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.
Kegiatan ini diinisiasi oleh organisasi nirlaba Perkumpulan IOA yang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTB,

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, KONI Provinsi NTB, Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI), serta komunitas sepeda Giligear.
Transformasi Menjadi Rute “Lombok360”
Setelah pada tahun 2023 dan 2024 sukses dengan misi lintas pulau Jakarta–Lombok Utara sejauh 1.500 kilometer,
tahun ini LCR26 hadir dengan konsep baru yang tidak kalah menantang dinamakan “Lombok360”.
Mengusung tagline “Lombok 360 untuk Pembelajar Kelas Dunia”, sebanyak 41 pesepeda tangguh dari berbagai daerah di Indonesia
mendaftarkan diri sebagai “Pejuang Pendidikan” untuk mengitari Pulau Lombok sejauh total 374 kilometer.

Perjalanan epik ini dibagi menjadi tiga etape menantang:
- Etape 1 (2 Mei 2026): Menempuh rute sepanjang 226 kilometer dari Hotel Raja Mandalika menuju jalur utara (Lombok Barat, Lombok Timur, dan Lombok Utara) hingga finis di Senggigi. Peserta sempat singgah di sekolah binaan SMPN 1 Bayan.
- Etape 2 (3 Mei 2026): Gowes sejauh 148 kilometer dari Senggigi menuju area Lombok Tengah sebagai ujian ketahanan fisik para peserta.
- Etape 3 (4 Mei 2026): Rombongan memasuki Sirkuit Internasional Mandalika untuk melahap tiga putaran lintasan balap, dilanjutkan dengan mengunjungi SDN 4 Sengkol dan SMPN 1 Pujut, sebelum akhirnya finis di Kantor Bupati Lombok Tengah.
Dampak Nyata Gerakan “Lombok Bangkit”
Seluruh dana yang terkumpul melalui kerja sama sponsor dan platform urun dana Ayobantu.com akan dialokasikan penuh untuk menyokong gerakan “Lombok Bangkit”.

Program ini berfokus pada pelatihan hard skills dan soft skills guru serta kepala sekolah dasar. Di Lombok Tengah sendiri, program ini diimplementasikan lewat pelatihan Kepemimpinan Transformasional.
Ketua Umum IOA, Eka Tanuwidjaja, menyerahkan donasi tersebut secara simbolis langsung kepada Bupati Lombok Tengah pada acara penutupan.
Tercatat hingga pelaksanaan gelombang (batch) 11 dan 12 pada pertengahan Mei 2026, sebanyak 391 pengawas
dan kepala sekolah dasar telah memetik manfaat dari program ini. Agenda pelatihan berikutnya pun sudah dijadwalkan akan bergulir pada 17–24 Juni 2026.

Melalui Lombok Charity Ride 2026, olahraga kayuh sepeda berhasil dielevasi dari sekadar hobi dan ajang rekreasi,
menjadi sebuah gerakan kolektif kemanusiaan yang meletakkan fondasi kuat bagi masa depan anak-anak di Lombok.