JAKARTA – Tren makeover kamar di TikTok dan koleksi mood board di Pinterest bukan lagi sekadar pelampiasan hobi visual bagi Gen Z. Di balik layar ponsel tersebut,
terdapat potensi besar untuk mencetak desainer interior profesional yang mampu menjawab tantangan industri kreatif masa depan.
Menangkap peluang tersebut, Program Studi Desain Interior Fakultas Desain dan Industri Kreatif Universitas Esa Unggul (UEU) hadir untuk menjembatani antara digital native yang haus estetika dengan keahlian teknis yang presisi.
Di sini, hobi mengatur tata letak ruang ditransformasikan menjadi karier berkelanjutan di era kecerdasan buatan (AI).
Gen Z: “Designer Eye” yang Tumbuh Bersama Teknologi
Mahasiswa Desain Interior UEU dibekali dengan kemampuan teknis tingkat tinggi yang menggabungkan kreativitas manusia dengan kecanggihan mesin.
Di era AI saat ini, kecerdasan buatan tidak dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai asisten canggih untuk eksplorasi desain yang lebih cepat.
Kurikulum UEU telah mengintegrasikan pemanfaatan AI tools untuk visualisasi konsep, penggunaan Virtual Reality (VR) untuk presentasi klien yang imersif, hingga
penguasaan perangkat lunak industri seperti AutoCAD, SketchUp, dan 3ds Max. Hal ini memastikan lulusan UEU menjadi praktisi yang Future-Ready dan adaptif terhadap konsep Smart Home Integration.

Lebih dari Sekadar Estetika: Fungsionalitas dan Keberlanjutan
Belajar desain interior di Universitas Esa Unggul bukan hanya soal mempercantik ruangan.
Mahasiswa dilatih untuk memahami perilaku manusia melalui psikologi ruang, prinsip sustainable design yang ramah lingkungan, serta teknik pencahayaan dan pemilihan material yang efisien.
Fasilitas pendukung di kampus UEU dirancang untuk menstimulasi kreativitas, mulai dari Design Studio dengan spesifikasi komputer tinggi, Digital Lab yang dilengkapi peralatan VR, hingga Material Library yang
mengoleksi sampel material asli dari berbagai merek ternama di dunia. Fasilitas ini memungkinkan mahasiswa untuk langsung bereksperimen dari tahap mockup hingga prototipe fisik.
Peluang Karier Luas dan Eksistensi di Metaverse
Dunia desain kini telah menembus batas-batas fisik. Selain menjadi desainer interior residensial dan komersial (kafe, ritel, hotel),
lulusan UEU memiliki peluang besar untuk terjun ke ranah digital sebagai Virtual Designer untuk ruang Metaverse atau menjadi Content Creator edukasi desain.
Bahkan selama masa kuliah, mahasiswa didorong untuk membangun side hustle profesional.
Mulai dari jasa desain kamar kustom, konsultan furnitur, hingga keterlibatan dalam proyek nyata melalui jejaring industri UEU yang kuat.
Dengan magang di firma desain ternama dan pengembang properti papan atas, mahasiswa mendapatkan pengalaman lapangan yang tak ternilai.

Langkah Pasti Menuju World Class University
Universitas Esa Unggul bukan sekadar institusi pendidikan, melainkan kampus yang telah terakreditasi UNGGUL.
Sebagai bukti komitmen terhadap standar global, UEU telah menjalin kerja sama strategis dengan Arizona State University (ASU) untuk membawa kurikulum internasional ke tanah air.
Prestasi UEU pun tak main-main, menduduki peringkat 3 PTS Terbaik di Jakarta dan masuk dalam jajaran 46 PTN & PTS Terbaik Nasional versi UniRank 2025.
Dengan semangat “Unggul dan Berdampak”, UEU siap mencetak desainer interior yang tidak hanya mahir menggambar, tetapi juga profesional yang berintegritas tinggi.