Dark Mode Light Mode

Diagnos Symposium 2026: Transformasi Diagnostik dan Kolaborasi Medis Demi Mutu Kesehatan Indonesia

JAKARTA – Industri kesehatan Indonesia terus bertransformasi seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi medis.

Menjawab tantangan tersebut, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) sukses menyelenggarakan simposium nasional

bertajuk “Empowering Healthcare: Excellence Through Knowledge, Collaboration and Innovation” di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (31/1).

Acara ini bukan sekadar pertemuan ilmiah, melainkan momentum krusial bagi lebih dari 300 dokter spesialis dan umum untuk memperbarui standar praktik klinis.

Gelaran ini juga menjadi puncak perayaan ulang tahun ke-8 Diagnos, yang menegaskan posisi perusahaan sebagai pionir inovasi laboratorium di tanah air.

Inovasi Diagnostik: Dari Genetik hingga Deteksi Dini Kanker

Salah satu pemateri menjelaskan topik pada sesi simposium Diagnos Laboratorium Utama Tbk. (FOTO-FOTO : DIAGNOS LABORATORIUM)

Dalam simposium ini, para pakar kedokteran membedah berbagai teknologi diagnostik terbaru melalui tiga kelas paralel yang intensif. Beberapa topik unggulan yang menjadi sorotan antara lain:

  • Akurasi Diagnosis Lambung: Penggunaan uji Urea Breath Test untuk mendeteksi bakteri H. pylori secara non-invasif namun tetap presisi.
  • Kesehatan Pernapasan: Pemanfaatan respiratory panel dan tes IGRA untuk mempercepat diagnosis infeksi saluran pernapasan dan tuberkulosis.
  • Skrining Genetik Premium: Optimalisasi deteksi dini risiko kanker payudara dan ovarium melalui pemeriksaan genomik yang mampu memetakan risiko pasien secara personal.

Membangun Ekosistem Kesehatan yang Adaptif

Para peserta simposium Diagnos Laboratorium Utama Tbk berfoto bersama.

Direktur Utama perwakilan manajemen PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk, Fergus Richard,

menyampaikan bahwa simposium ini adalah bentuk tanggung jawab moral perusahaan terhadap kemajuan ilmu kedokteran di Indonesia.

Baca Juga :  Rayakan Momen Emas 2026 di PO Hotel Semarang: Destinasi Mewah untuk Valentine, Imlek, hingga Ramadhan

“Kami berkomitmen menyediakan ruang ilmiah yang kredibel bagi para tenaga kesehatan. Diagnos percaya bahwa melalui kolaborasi lintas disiplin—mulai dari ginekologi hingga patologi klinik—layanan kesehatan di Indonesia akan semakin adaptif terhadap tantangan penyakit masa depan,” tutur Fergus.

Sinergi Lintas Institusi bersama IDI

Acara ini turut mendapat dukungan penuh dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Kehadiran organisasi profesi tersebut menegaskan bahwa standar layanan laboratorium tidak dapat dipisahkan dari etika dan kompetensi medis.

Kolaborasi ini diharapkan dapat mempersempit celah antara penemuan riset di laboratorium dengan implementasi nyata di meja praktik dokter.

Selain sesi edukasi, terdapat juga Health Exhibition yang memamerkan alat-alat diagnostik mutakhir.

Pameran ini memberikan gambaran bagi para praktisi medis mengenai bagaimana teknologi otomatisasi laboratorium dapat meningkatkan kecepatan (turnaround time) dan akurasi hasil pemeriksaan pasien.

Diagnos: Delapan Tahun Berinovasi untuk Negeri

Memasuki usia kedelapan, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk terus memperluas jaringan dan layanan laboratoriumnya.

Dengan fokus pada layanan precision medicine, Diagnos optimis dapat membantu pemerintah Indonesia dalam mewujudkan transformasi teknologi kesehatan yang menjadi pilar keenam transformasi kesehatan nasional.

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Gebrakan GAC di IIMS 2026: Kantongi 2.095 SPK, AION UT Jadi Primadona Baru Mobil Listrik Nasional

Next Post

Disrupsi Sedan Mewah Terjangkau: BYD Seal 5 Hybrid Resmi Meluncur, Tawarkan Efisiensi Gila-gilaan Mulai Rp300 Jutaan