REMBANG – Menegaskan komitmennya terhadap kelestarian ekosistem dan kesejahteraan masyarakat,
PT Semen Gresik menggelar aksi penanaman puluhan bibit alpukat jenis aligator di area Kebun Hortikultura Pabrik Rembang.
Aksi ini bukan sekadar penghijauan biasa, melainkan langkah strategis dalam mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi petani binaan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh jajaran Direksi PT Semen Gresik, di antaranya Direktur Utama Gatot Mardiana, Direktur Operasi Benny Ismanto, serta Direktur Keuangan & SDM Fadhi Sjahrul Ade.
Tak hanya internal perusahaan, aksi ini juga melibatkan perangkat dewan komisaris, kepala desa dari enam desa sekitar wilayah operasional, serta kelompok tani Semen Gresik Sahabat Petani (SGSP).

Alpukat Aligator: Komoditas Emas untuk Kesejahteraan Petani
Pemilihan alpukat aligator sebagai komoditas utama bukan tanpa alasan. Buah yang dikenal dengan ukuran raksasa dan tekstur lembut ini memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi di pasar nasional.
Dengan masa produktif yang panjang, tanaman ini diharapkan menjadi “tabungan masa depan” bagi masyarakat sekitar.
“Budi daya alpukat aligator memiliki potensi ekonomi yang luar biasa. Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal lahan yang kami kelola mampu memberikan manfaat nyata.
Dari hasil panen nanti, perputaran ekonomi akan dirasakan langsung oleh ratusan petani binaan kami,” ujar Gatot Mardiana di sela-sela penanaman.
Inovasi Lahan Produktif di Kawasan Industri
Kebun hortikultura seluas 4 hektare ini menjadi bukti nyata bahwa industri semen dapat berjalan berdampingan dengan alam.
Sebelum alpukat aligator, area ini telah sukses membudidayakan berbagai komoditas unggulan seperti kelengkeng, jambu kristal, srikaya jumbo, hingga durian.
Pengembangan lahan ini merupakan bentuk implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang ketat.
PT Semen Gresik membuktikan bahwa area pabrik tidak harus identik dengan lahan gersang, melainkan bisa diubah menjadi pusat edukasi pertanian dan sumber pangan yang subur melalui tata kelola lahan yang bertanggung jawab.

Membangun Masa Depan Melalui “Empowering Futures”
Kegiatan penanaman ini juga menjadi bagian penting dari rangkaian HUT ke-12 PT Semen Gresik.
Melalui tema besar “Empowering Futures”, perusahaan bertekad untuk terus bergerak melampaui batas produksi semen, yakni menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat.
“Visi kami jelas: menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. Dengan menanam pohon hari ini,
kita sedang menyiapkan kemandirian ekonomi bagi desa-desa di sekitar perusahaan untuk tahun-tahun yang akan datang,” pungkas Gatot Mardiana.
Dengan kolaborasi yang erat antara perusahaan, pemerintah desa, dan kelompok tani, Kebun Hortikultura Pabrik Rembang kini bertransformasi menjadi simbol harmoni antara industri dan kearifan lokal.