BANDUNG – PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) kembali mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem kota mandiri yang ideal melalui penyediaan fasilitas pendidikan berkualitas.
Kali ini, pengembang terkemuka tersebut memperkenalkan Sekolah Terpadu Sedaya Bintang di kawasan Summarecon Bandung.
Sekolah ini mengusung konsep pendidikan trilingual (Indonesia, Mandarin, dan Inggris) yang terafiliasi langsung dengan Sekolah Terpadu Pahoa yang reputasinya telah melegenda dalam mencetak siswa berkarakter dan berpikiran kritis.
Pilar Pendidikan dalam Kota Mandiri
Kehadiran fasilitas pendidikan di Summarecon Bandung bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari visi jangka panjang pengembang dalam menciptakan lingkungan live-work-play yang seimbang.
President Director Summarecon, Adrianto P. Adhi, menjelaskan bahwa pengembangan fasilitas pendidikan merupakan pilar utama pengembangan kawasan Summarecon sejak 2013.
“Pendidikan yang berkualitas adalah kebutuhan mendasar bagi masyarakat penghuni kawasan kami dan sekitarnya. Dengan kehadiran Sekolah Terpadu Sedaya Bintang, kami ingin memastikan para orang tua di Bandung memiliki akses ke institusi pendidikan yang mampu menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan global,” ujar Adrianto.
Kurikulum Global dan Pembelajaran Berbasis Karakter
Berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektar, Sekolah Terpadu Sedaya Bintang menerapkan perpaduan kurikulum yang sangat kompetitif.
Sekolah ini menggabungkan Kurikulum Nasional Merdeka Belajar dengan kurikulum internasional dari Pearson Edexcel (Inggris) serta metode matematika Singapura yang dikembangkan oleh Dr. Yeap Ban Har.
Ketua Yayasan Sekolah Terpadu Sedaya Bintang, Soegianto Nagaria, menekankan pentingnya pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) yang terintegrasi.
“Kami ingin membantu peserta didik mengembangkan keterampilan abad ke-21. Tidak hanya akademis, kami juga fokus pada holistic education yang menyeimbangkan potensi intelektual, emosional, dan spiritual siswa, termasuk budi pekerti yang mengacu pada ajaran Konfusius yang universal,” jelasnya.
Keunggulan Fasilitas dan Ekosistem Lingkungan
Sebagai nilai tambah yang unik, siswa Sekolah Terpadu Sedaya Bintang akan memiliki “laboratorium alam” raksasa.
Memanfaatkan kawasan Summarecon Bandung yang telah meraih pengakuan internasional dalam pengelolaan lingkungan, para siswa akan terlibat dalam eco-learning activities.
Mereka akan belajar langsung melalui urban farming, pengamatan danau konservasi burung, hingga edukasi manajemen sampah.
Hal ini sejalan dengan upaya membangun karakter siswa yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan sejak dini.
Fasilitas pendukung di dalam sekolah pun dirancang dengan standar tinggi, mulai dari laboratorium STEAM, kolam renang, roof garden, perpustakaan digital, hingga layanan psikolog dan klinik kesehatan yang bekerja sama dengan rumah sakit rekanan untuk menjamin kesejahteraan siswa selama di sekolah.
Pendaftaran Tahun Ajaran 2025/2026
Untuk tahap awal, Sekolah Terpadu Sedaya Bintang akan membuka jenjang pendidikan Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), dan Sekolah Dasar (SD) untuk tahun ajaran 2025/2026. Selanjutnya, pengembangan akan dilanjutkan untuk jenjang SMP dan SMA guna memberikan kesinambungan pendidikan bagi para siswa.
Kehadiran sekolah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai kawasan Bandung Timur secara signifikan, menjadikannya destinasi hunian dan investasi yang semakin menarik bagi keluarga muda yang mengutamakan kualitas pendidikan anak.
Informasi lebih lanjut mengenai program pendidikan dan pendaftaran dapat diakses melalui situs web resmi di https://sedayabintang.sch.id/.