TUBAN – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui operasionalnya di Tuban, bersama PT Semen Gresik, secara resmi menerima kunjungan para Duta Minerba 2025.
Terdiri atas 10 mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai implementasi praktik pertambangan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Program ini merupakan kolaborasi strategis dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membuka ruang edukasi bagi generasi muda. SIG berkomitmen menunjukkan bahwa industri semen dapat berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan melalui penerapan Good Mining Practice.
Transformasi Lahan Tambang Menjadi Ekosistem Hijau Dalam rangkaian kunjungan tersebut, para Duta Minerba diajak meninjau langsung area pascatambang yang telah direklamasi, salah satunya adalah Ecopark Kambangsemi.
Kawasan ini menjadi bukti nyata komitmen SIG dalam melakukan rehabilitasi lingkungan secara terencana. Di sini, lahan yang dulunya digunakan untuk operasional tambang kini telah bertransformasi menjadi habitat hijau bagi flora dan fauna serta area konservasi biodiversity.
General Manager of Mining & Raw Material SIG, Khosyiin, menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa sangat krusial dalam menyebarkan narasi positif industri nasional.
“Kami mengajak mereka melihat langsung bagaimana perusahaan menjalankan kaidah industri hijau secara berkelanjutan. Harapannya, mereka dapat menyuarakan fakta mengenai praktik pertambangan nasional yang sudah sangat memperhatikan aspek kelestarian,” ungkap Khosyiin.
Pemberdayaan Masyarakat: Lebih dari Sekadar Tambang Selain aspek teknis lingkungan, para peserta juga mempelajari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Perusahaan memperlihatkan bagaimana keberadaan industri memberikan dampak ekonomi nyata, mulai dari penangkaran ayam petelur, peternakan kambing, hingga budidaya ikan lele yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat sekitar.
Kunjungan ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan budaya tari dan Reog Ponorogo dari komunitas Semen Gresik Sahabat Seni Singo Wahyu Wibowo.
Komunitas ini merupakan salah satu binaan PT Semen Gresik asal Desa Pasucen, Rembang, yang membuktikan bahwa perusahaan turut berperan aktif dalam pelestarian budaya lokal di wilayah operasionalnya.
Komitmen Industri Hijau yang Konsisten Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Sulistyono, menegaskan bahwa praktik terbaik ini tidak hanya berlaku di Tuban, tetapi juga di pabrik Rembang serta seluruh anak usaha di bawah naungan SIG Group. Penerapan industri hijau kini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan untuk memastikan keberlangsungan bisnis dan keseimbangan alam.
Dengan adanya kunjungan edukatif ini, SIG berharap generasi muda sebagai pemegang estafet pembangunan masa depan dapat melihat industri pertambangan sebagai sektor yang mampu berinovasi, ramah lingkungan, dan inklusif bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.