Dark Mode Light Mode

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use

Sinergi Hijau: PT Semen Gresik Gandeng Warga Tanam Puluhan Alpukat Aligator untuk Perkuat Ekonomi Lokal

Direktur Utama PT Semen Gresik Gatot Mardiana secara simbolis menanam bibit buah alpukat jenis aligator di area Kebun Hortikultura Pabrik Rembang.

REMBANG – Menegaskan komitmennya terhadap kelestarian ekosistem dan kesejahteraan masyarakat,

PT Semen Gresik menggelar aksi penanaman puluhan bibit alpukat jenis aligator di area Kebun Hortikultura Pabrik Rembang.

Aksi ini bukan sekadar penghijauan biasa, melainkan langkah strategis dalam mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi petani binaan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh jajaran Direksi PT Semen Gresik, di antaranya Direktur Utama Gatot Mardiana, Direktur Operasi Benny Ismanto, serta Direktur Keuangan & SDM Fadhi Sjahrul Ade.

Tak hanya internal perusahaan, aksi ini juga melibatkan perangkat dewan komisaris, kepala desa dari enam desa sekitar wilayah operasional, serta kelompok tani Semen Gresik Sahabat Petani (SGSP).

Dewan Direksi PT Semen Gresik didampingi jajaran karyawan Band 1 dan 2, bersama perangkat dewan komisaris, serta turut melibatkan perwakilan kepala desa di enam desa sekitar perusahaan, serta kelompok tani SGSP menggelar aksi menanam bersama puluhan bibit buah alpukat jenis aligator di area Kebun Hortikultura Pabrik Rembang.

Alpukat Aligator: Komoditas Emas untuk Kesejahteraan Petani

Pemilihan alpukat aligator sebagai komoditas utama bukan tanpa alasan. Buah yang dikenal dengan ukuran raksasa dan tekstur lembut ini memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi di pasar nasional.

Dengan masa produktif yang panjang, tanaman ini diharapkan menjadi “tabungan masa depan” bagi masyarakat sekitar.

“Budi daya alpukat aligator memiliki potensi ekonomi yang luar biasa. Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal lahan yang kami kelola mampu memberikan manfaat nyata.

Baca Juga :  Ambisi Filipina 2026: Dari Visa Digital Nomad hingga Destinasi Halal Unggulan

Dari hasil panen nanti, perputaran ekonomi akan dirasakan langsung oleh ratusan petani binaan kami,” ujar Gatot Mardiana di sela-sela penanaman.

Inovasi Lahan Produktif di Kawasan Industri

Kebun hortikultura seluas 4 hektare ini menjadi bukti nyata bahwa industri semen dapat berjalan berdampingan dengan alam.

Sebelum alpukat aligator, area ini telah sukses membudidayakan berbagai komoditas unggulan seperti kelengkeng, jambu kristal, srikaya jumbo, hingga durian.

Pengembangan lahan ini merupakan bentuk implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang ketat.

PT Semen Gresik membuktikan bahwa area pabrik tidak harus identik dengan lahan gersang, melainkan bisa diubah menjadi pusat edukasi pertanian dan sumber pangan yang subur melalui tata kelola lahan yang bertanggung jawab.

Dewan Direksi PT Semen Gresik didampingi jajaran karyawan Band 1 dan 2, bersama perangkat dewan komisaris, serta turut melibatkan perwakilan kepala desa di enam desa sekitar perusahaan, serta kelompok tani SGSP menggelar aksi menanam bersama puluhan bibit buah alpukat jenis aligator di area Kebun Hortikultura Pabrik Rembang.

Membangun Masa Depan Melalui “Empowering Futures”

Kegiatan penanaman ini juga menjadi bagian penting dari rangkaian HUT ke-12 PT Semen Gresik.

Melalui tema besar “Empowering Futures”, perusahaan bertekad untuk terus bergerak melampaui batas produksi semen, yakni menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat.

“Visi kami jelas: menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. Dengan menanam pohon hari ini,

Baca Juga :  Mengapa Banyak Perusahaan Gagal Tumbuh di Era Digital—dan Bagaimana Solusinya?

kita sedang menyiapkan kemandirian ekonomi bagi desa-desa di sekitar perusahaan untuk tahun-tahun yang akan datang,” pungkas Gatot Mardiana.

Dengan kolaborasi yang erat antara perusahaan, pemerintah desa, dan kelompok tani, Kebun Hortikultura Pabrik Rembang kini bertransformasi menjadi simbol harmoni antara industri dan kearifan lokal.

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Ubah Hobi Aesthetic Jadi Karier Profesional: Kuliah Desain Interior di Universitas Esa Unggul Siap Hadapi Era AI

Next Post

Satu Abad Lebih Melayani: Gebyar 120 Tahun Santa Angela Bandung, Rayakan Inovasi dalam Tradisi Ursulin