Indonesia bersiap memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Asia Tenggara melalui peluncuran Indonesia Business Event Mart (IBEM) 2026. Pameran B2B perdana ini dijadwalkan berlangsung pada 28 hingga 31 Juli 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).
Diselenggarakan oleh TTG Asia Media bekerja sama dengan ENCPRO sebagai mitra strategis, IBEM 2026 hadir sebagai platform integrasi yang menggabungkan pameran dagang, table top B2B, konferensi edukatif, hingga sesi networking eksklusif.
Strategi Kolaborasi dan Target Pasar

Managing Director TTG Asia Media, Darren Ng, mengungkapkan optimisme besar terhadap potensi Indonesia. Dalam peluncuran resmi di Singapura, ia menyebutkan kemungkinan kolaborasi strategis antara IBEM dengan Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) untuk menciptakan dampak yang lebih luas bagi kawasan.
IBEM 2026 telah menetapkan target ambisius namun terukur:
- Total Stan: 200 peserta pameran.
- Komposisi Eksibitor: 70% domestik dan 30% internasional.
- Hosted Buyers: Mengundang sekitar 220 pembeli potensial dari seluruh dunia.
Dukungan Pemerintah dan Visi Visit Indonesia Year 2027

Asisten Deputi MICE Kementerian Pariwisata telah menunjukkan dukungan nyata melalui kegiatan delegate boosting and launching yang sukses digelar di Singapura pada 24 Oktober 2025. Langkah ini bertujuan untuk menarik minat asosiasi internasional dan pelaku industri global agar melirik Indonesia sebagai destinasi bisnis utama.
Penyelenggaraan IBEM 2026 juga diproyeksikan sebagai batu loncatan penting menuju Visit Indonesia Year 2027. Sektor MICE dianggap sebagai motor penggerak utama dalam mendatangkan wisatawan berkualitas (quality tourism) yang memiliki rata-rata pengeluaran lebih tinggi dan durasi tinggal lebih lama dibandingkan wisatawan biasa.
INFOGRAFIS: Rencana & Target IBEM 2026
Berikut adalah ringkasan data strategis penyelenggaraan acara:
| Kategori | Detail Informasi |
|---|---|
| Tanggal Pelaksanaan | 28 – 31 Juli 2026 |
| Lokasi | Jakarta International Convention Center (JICC) |
| Target Eksibitor | 200 Booth (70% Lokal, 30% Global) |
| Target Buyers | 220 International & Regional Buyers |
| Fokus Utama | Networking, Edukasi, & Business Matching |
| Visi Strategis | Pendukung Visit Indonesia Year 2027 |
Analisis: Mengapa Sektor MICE Penting Bagi Ekonomi Indonesia?
Industri MICE bukan sekadar tentang pameran, melainkan ekosistem ekonomi yang kompleks. Kehadiran IBEM 2026 diharapkan memberikan dampak berantai (multiplier effect) pada beberapa sektor:
- Akomodasi & Hospitalitas: Lonjakan pemesanan hotel di sekitar area JICC dan Jakarta Pusat selama periode acara.
- Penciptaan Lapangan Kerja: Kebutuhan akan tenaga ahli manajemen acara, logistik, penerjemah, hingga sektor transportasi.
- Transfer Pengetahuan: Melalui konferensi edukatif, pelaku industri lokal dapat menyerap tren terbaru mengenai teknologi event dan standar pelayanan internasional.
Menuju Wisatawan Berkualitas (Quality Tourism)
Sesuai dengan visi Kementerian Pariwisata, IBEM 2026 fokus pada kualitas ketimbang kuantitas. Delegasi MICE umumnya adalah profesional yang memiliki daya beli tinggi. Dengan mempromosikan destinasi Indonesia melalui IBEM, pemerintah menargetkan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah yang signifikan melalui belanja delegasi di sektor kuliner, suvenir, dan paket tur tambahan pasca-acara (post-tour).
Dengan sinergi antara penyelenggara internasional seperti TTG Asia Media dan keahlian lokal dari ENCPRO, IBEM 2026 diprediksi akan menjadi standar baru bagi pameran B2B di tanah air.