Dark Mode Light Mode

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use

ITS Kembangkan Bensin dari Kelapa Sawit: Inovasi “Benwit” Berpotensi Hemat 10% BBM Nasional

ITS Kembangkan Bensin dari Kelapa Sawit ITS Kembangkan Bensin dari Kelapa Sawit
ITS Kembangkan Bensin dari Kelapa Sawit

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi di sektor energi dengan mengembangkan bahan bakar alternatif berbasis kelapa sawit bernama Benwit (Bensin Biogasolin Sawit ITS).

Inovasi ini menjadi sorotan karena dinilai mampu menjadi solusi strategis dalam mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan bakar minyak (BBM) konvensional, sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya alam dalam negeri.


Benwit RON 90: Alternatif Energi Berbasis Sawit

Benwit dikembangkan sebagai bahan bakar setara bensin dengan Research Octane Number (RON) 90, yang berarti dapat digunakan untuk kendaraan bermotor pada umumnya.

Ketua tim riset ITS, Hosta Ardhyananta, menjelaskan bahwa pemanfaatan bahan bakar alternatif seperti Benwit berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi energi nasional.

Diperkirakan, penggunaan Benwit dapat menghemat hingga 10 persen konsumsi BBM nasional.

Advertisement


Efisiensi Produksi: 10 Kg Sawit Jadi 5 Liter Bensin

Salah satu keunggulan Benwit terletak pada efisiensi konversinya.

Dari hasil penelitian:

  • Sekitar 10 kilogram kelapa sawit
  • Dapat menghasilkan hingga 5 liter bensin

Konversi ini dilakukan melalui proses pengolahan crude palm oil (CPO) menjadi bahan bakar biogasolin, yang menjadi terobosan dalam pemanfaatan komoditas sawit di luar sektor pangan.


Tahap Uji Coba: Metode Blending Masih Digunakan

Saat ini, pengujian Benwit masih dilakukan secara bertahap, baik pada kendaraan roda dua maupun roda empat.

Metode yang digunakan adalah:
blending, yaitu mencampurkan Benwit dengan bensin konvensional

Baca Juga :  Mengembalikan Senyum Anak Indonesia: Yayasan Tarakanita dan Arkoji Studio Rilis Album ‘Bintang Kecil’ di Hari Anak Nasional 2025

Pendekatan ini bertujuan untuk:

  • Menguji kompatibilitas mesin
  • Menjaga performa kendaraan
  • Memastikan keamanan penggunaan

Langkah ini menjadi tahap penting sebelum Benwit dapat diproduksi dan digunakan secara massal.


Strategi Energi Nasional di Tengah Krisis Global

Rektor ITS, Bambang Pramujati, menegaskan bahwa inovasi ini bukan sekadar riset akademik, tetapi memiliki peran strategis dalam konteks energi nasional.

Di tengah:

  • Ketidakstabilan harga minyak dunia
  • Ketergantungan impor energi
  • Tekanan krisis global

Benwit hadir sebagai:
solusi untuk mendukung kemandirian energi Indonesia


Dampak Bisnis dan Industri

Jika dikembangkan lebih lanjut, Benwit berpotensi membuka peluang besar di sektor bisnis, antara lain:

  • Diversifikasi produk turunan kelapa sawit
  • Penguatan industri energi terbarukan
  • Pengurangan impor BBM
  • Penciptaan ekosistem energi domestik

Ini tidak hanya berdampak pada energi, tetapi juga pada ekonomi nasional dan industri sawit.


Inovasi Benwit dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menjawab tantangan global.

Dengan potensi efisiensi hingga 10% penghematan BBM, Benwit bisa menjadi langkah awal menuju:

  • Energi alternatif yang berkelanjutan
  • Pemanfaatan sumber daya lokal
  • Kemandirian energi Indonesia

Namun, keberhasilan implementasinya tetap bergantung pada dukungan industri, regulasi, dan pengembangan teknologi lanjutan.


Ingin tahu lebih banyak inovasi bisnis, teknologi, dan strategi industri yang sedang berkembang di Indonesia?

Kunjungi KomunikasiBisnis.com dan temukan insight terbaru yang bisa membantu kamu memahami peluang besar di era transformasi digital dan energi.

Baca Juga :  Membentuk Ilmuwan Masa Depan: SMA Tarakanita Gading Serpong Perkuat Budaya Riset Lewat Pembelajaran Proyek

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post
EV Mobility BYD

Strategi Agresif BYD di Indonesia: Dari Pendatang Baru Jadi Pemimpin Pasar EV

Next Post
H&M

H&M Tutup 160 Toko di 2026: Strategi Besar Fast Fashion Beralih ke Fokus Online