Dark Mode Light Mode

Menuju Indonesia Hijau: Resiliensi Jadi Kunci Keberhasilan SDGs dalam Lestari Summit 2025

Acara Lestari Summit 2025 pada Kamis (2/10/2025), Raffles Hotel, Jakarta. FOTO-FOTO DOK LESTARI

JAKARTA – Isu keberlanjutan (sustainability) kini telah bertransformasi dari sekadar tren menjadi pilar utama kebijakan pembangunan nasional Indonesia. Hal ini ditegaskan dalam forum Lestari Summit 2025 yang diselenggarakan oleh KG Media di Raffles Hotel, Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Dengan tema “Thriving Together and Cultivating Resilience for Sustainable Future”, acara ini menggarisbawahi bahwa ketangguhan (resiliensi) adalah fondasi utama untuk menghadapi tantangan iklim dan ekonomi global.

Komitmen Nasional dan Pengakuan Global

Staf Ahli Bidang Konektivitas dan Pengembangan Jasa Kemenko Perekonomian, Dida Gardera, menyatakan bahwa transformasi hijau telah terintegrasi dalam visi Asta Cita. Visi ini ditujukan untuk memberikan kontribusi nyata terhadap target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada pilar ekonomi, pendidikan, dan kelembagaan yang tangguh.

“Indonesia mencatatkan prestasi membanggakan sebagai salah satu dari lima negara G-20 dengan kemajuan pencapaian SDGs tercepat berdasarkan laporan SDGs Transformation Center per Juli 2025,” ungkap Dida dalam keynote speech-nya.

Staf Ahli Bidang Konektivitas dan Pengembangan Jasa, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Dida Gardera di acara Lestari Summit 2025 pada Kamis (2/10/2025), Raffles Hotel, Jakarta.

Peran Strategis Sektor Keuangan

Keberlanjutan tidak dapat berjalan tanpa dukungan pendanaan yang kuat. Direktur Keuangan Berkelanjutan OJK, Joko Siswanto, menjelaskan bahwa OJK telah menyiapkan infrastruktur regulasi, seperti POJK 51/2017 dan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI).

Advertisement

Langkah ini bertujuan untuk memastikan arus investasi mengalir ke proyek-proyek ramah lingkungan yang mampu memitigasi risiko perubahan iklim.

Baca Juga :  Suzuki Access 125: Skutik Retro-Modern Rp 25,5 Juta yang Curi Hati di IMOS 2025!

Resiliensi sebagai Strategi Bertahan Hidup

CEO KG Media, Andy Budiman, menekankan bahwa di tengah ketidakpastian global, resiliensi sosial, ekonomi, dan lingkungan tidak bisa dipisahkan.

Krisis di satu sektor akan berdampak berantai ke sektor lainnya.Oleh karena itu, kemampuan untuk bangkit dan beradaptasi menjadi syarat mutlak bagi pemerintah maupun pelaku bisnis.

“Lestari Summit 2025 hadir untuk mengingatkan bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga alam, tapi tentang membangun kekuatan kolektif agar kita semua tetap tumbuh di tengah krisis yang saling berkelindan,” ujar Andy.

Direktur Keuangan Berkelanjutan OJK Joko Siswanto di acara Lestari Summit 2025 pada Kamis (2/10/2025), Raffles Hotel, Jakarta.

Penambahan Konteks: Tantangan dan Kolaborasi Lintas Sektor

Di luar kebijakan formal, keberhasilan agenda keberlanjutan Indonesia sangat bergantung pada adopsi teknologi dan perubahan perilaku di tingkat akar rumput.

CEO KG Media Andy Budiman dalam sesi peresmian Lestari Summit 2025.

Penggunaan teknologi digital dan cloud computing kini mulai dilirik sebagai alat pemantauan emisi karbon yang efektif bagi korporasi besar maupun UMKM.

itu, sinergi antara BUMN dan sektor swasta menjadi katalisator penting. Dukungan dari perusahaan besar seperti Astra, PLN, Pertamina, hingga pemain global seperti AWS dan Unilever, menunjukkan bahwa ekosistem keberlanjutan di Indonesia mulai terbentuk secara solid.

Fokusnya kini bergeser dari sekadar laporan CSR menuju integrasi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam operasional inti bisnis.

Baca Juga :  Transformasi Kesehatan Kawasan: FK-KMK UGM Pimpin Kolaborasi Dekan Kedokteran se-ASEAN di Yogyakarta

Malam Apresiasi: Lestari Awards 2025

Rangkaian acara ini ditutup dengan Lestari Awards 2025, sebuah ajang apresiasi bagi perusahaan dan individu yang telah membuktikan aksi nyata dalam 14 kategori keberlanjutan. Penghargaan ini diharapkan dapat memicu semangat kompetisi positif antarlembaga untuk terus berinovasi dalam menciptakan dampak positif bagi bumi dan masyarakat.

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Transformasi Besar Cosmobeauté Indonesia 2025: Pindah ke ICE BSD dengan Sektor yang Lebih Luas dan Berkelanjutan

Next Post

Debut Spektakuler ara contemporary di Art Jakarta 2025: Membawa Narasi Laut Selatan Ipeh Nur ke Panggung Dunia