Tangerang, Indonesia – Industri peternakan Indonesia bersiap menyambut gelaran akbar Indo Livestock Expo & Forum 2026, sebuah pameran internasional yang akan menjadi episentrum inovasi, investasi, dan kolaborasi menuju kemandirian pangan nasional.
Acara prestisius ini dijadwalkan berlangsung pada 16–18 Juni 2026 di lokasi terbarunya yang megah, Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang.
Diselenggarakan atas sinergi kuat antara Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) dan PT Napindo Media Ashatama (Napindo) sebagai penyelenggara, Indo Livestock 2026 memasuki edisi ke-19 dengan visi yang semakin tajam.
Pameran ini akan menitikberatkan pada penguatan hilirisasi industri peternakan, peningkatan investasi di sektor agribisnis, serta percepatan swasembada protein hewani di Indonesia.
Skala Global, Dampak Nasional

Indo Livestock 2026 menargetkan kehadiran lebih dari 600 peserta dari 40 negara, termasuk 12 paviliun negara resmi yang akan menampilkan teknologi dan solusi terkini dari seluruh dunia. Ini menegaskan posisi Indo Livestock sebagai platform global yang krusial bagi kemajuan peternakan.
Target pengunjung pun ambisius, mencapai 20.000 profesional yang terdiri dari pemimpin industri, inovator, pembuat kebijakan, distributor, akademisi, peneliti, pelaku usaha, hingga buyers internasional.
Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan ini.
Nuryani Zainuddin, Sekretaris Ditjen PKH Kementan, menegaskan, “Acara ini merupakan sarana promosi, diseminasi informasi, penguatan jejaring, serta pengembangan inovasi di bidang peternakan dan kesehatan hewan. Kolaborasi antara Ditjen PKH dan Napindo ditujukan untuk memperkuat kerja sama, sinergi, dan komitmen dalam penyelenggaraan pameran ini.”
Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, asosiasi, dan sektor swasta untuk mendorong kemajuan industri peternakan nasional yang berkelanjutan.
Ekosistem Industri Terpadu: Lebih dari Sekadar Peternakan
Untuk memaksimalkan daya tarik dan menciptakan ekosistem industri yang berkesinambungan, Indo Livestock 2026 akan hadir bersamaan dengan beberapa pameran subsektor lainnya, yaitu Indo Feed, Indo Dairy, Indo Agrotech, Indo Vet, dan Indo Fisheries 2026 Expo & Forum. Sinergi ini diharapkan dapat memperluas peluang kolaborasi di tingkat nasional maupun internasional, mencakup seluruh rantai nilai dari hulu hingga hilir.
Menuju Swasembada dan Ketahanan Pangan
Indo Livestock 2026 hadir di tengah momentum penting bagi industri peternakan nasional. Data terbaru menunjukkan capaian signifikan, seperti ekspor produk unggas Indonesia yang menembus Rp18,2 miliar pada Maret 2026, menunjukkan potensi besar dalam memenuhi kebutuhan protein global.

Pemerintah juga terus memperkuat ekosistem peternakan melalui regulasi seperti Perpres dan Inpres tahun 2026, dengan fokus pada pemerataan distribusi protein hewani di seluruh pulau dan transformasi perunggasan nasional menuju swasembada.
Pameran ini diharapkan menjadi platform strategis yang mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, dan asosiasi dalam menciptakan ekosistem peternakan yang lebih maju, inovatif, dan berdaya saing global. Dengan demikian, Indo Livestock 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga katalisator penting dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari masa depan industri peternakan Indonesia di Indo Livestock Expo & Forum 2026!