Jakarta, 3 September 2025 – Menanggapi dinamika situasi keamanan nasional terkini, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia menegaskan komitmen penuh dalam menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke tanah air.
Pemerintah memastikan bahwa seluruh destinasi unggulan tetap beroperasi normal dan terbuka bagi turis dunia.
Komitmen Pemerintah: Aspirasi Terjaga, Pariwisata Tetap Utama
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebelumnya menekankan bahwa meskipun penyampaian aspirasi adalah hak rakyat yang dihormati, stabilitas dan keselamatan publik—termasuk warga asing—adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, memperkuat pernyataan tersebut dalam keterangan resminya pada 2 September 2025.
Ia memastikan bahwa gejolak sosial yang terjadi tidak akan menghambat akses pelancong ke berbagai ikon wisata Indonesia, mulai dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) hingga destinasi super prioritas lainnya.
“Kementerian Pariwisata memastikan bahwa Indonesia tetap menyambut hangat kehadiran wisatawan mancanegara. Kami menjamin semua destinasi wisata tetap bisa diakses seperti biasa. Fokus utama kami adalah memastikan setiap tamu pulang dengan kenangan indah, tanpa merasa terganggu oleh situasi yang ada,” tegas Menpar Widiyanti.

Pariwisata sebagai Tulang Punggung Ekonomi Nasional
Upaya perlindungan ini bukan tanpa alasan. Pariwisata telah membuktikan diri sebagai motor penggerak ekonomi yang tangguh. Hingga triwulan II tahun 2025, sektor pariwisata tercatat menyumbang sebesar 5,12% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Guna menjaga tren positif ini, Menpar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan semangat gotong royong dalam menjaga citra pariwisata Indonesia di mata internasional.
Menurutnya, pariwisata yang berkelanjutan hanya bisa terwujud jika rasa aman menjadi pondasi utamanya.
Langkah Antisipasi dan Layanan Wisatawan
Kemenpar telah berkoordinasi dengan aparat keamanan dan otoritas setempat untuk meningkatkan pengamanan di titik-titik transportasi publik, bandara, serta objek wisata populer.
Satuan Polisi Pariwisata juga disiagakan untuk memberikan pendampingan langsung jika diperlukan, guna meminimalisir kekhawatiran wisatawan terhadap dampak unjuk rasa.
Selain itu, Kemenpar mengimbau wisatawan untuk tetap mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi dan tidak mudah terprovokasi oleh berita yang belum terverifikasi di media sosial mengenai kondisi keamanan di daerah tertentu.

Informasi Kontak Darurat 24 Jam
Bagi wisatawan yang membutuhkan informasi terkini atau bantuan mendesak, pemerintah menyediakan layanan hotline yang dapat dihubungi kapan saja:
| Layanan | Kontak |
| Halo Wonderful (Kemenpar) | WhatsApp: +62 811-895-6767 / Telp: +62 21-3838-000 |
| Polisi | 110 / 112 |
| Ambulans | 118 / 119 |
| SAR (Pencarian & Pertolongan) | 115 |
| Pemadam Kebakaran | 113 / 1131 |