REMBANG – Memperingati perjalanan dua dekade dalam industri semen tanah air, PT Semen Gresik menggelar kegiatan SG Fun Run & Fun Walk pada Sabtu (10/1/2026).
Mengambil lokasi unik di area Greenbelt (sabuk hijau) Pabrik Rembang, acara ini menjadi simbol harmonisasi antara aktivitas industri, gaya hidup sehat, dan kelestarian alam.
Sebanyak 446 peserta yang terdiri dari karyawan, anak usaha, mitra kerja, hingga warga desa sekitar operasional perusahaan antusias menempuh rute sepanjang 3,6 kilometer.
Lintasan ini sengaja dipilih untuk menyuguhkan pemandangan asri kawasan hortikultura yang dikelola langsung oleh perusahaan.
Sinergi Direksi dan Masyarakat di Jalur Hijau
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran direksi, di antaranya Direktur Utama Gatot Mardiana, Direktur Operasi Benny Ismanto, serta Direktur Keuangan & SDM Fadhi Sjahrul Ade.
Kehadiran mereka yang berbaur tanpa sekat dengan ratusan peserta menciptakan suasana kekeluargaan yang kental.

“SG Fun Run & Fun Walk ini bukan sekadar perayaan ulang tahun ke-12, tetapi juga merupakan bagian dari rangkaian Bulan K3 Nasional 2026. Kami ingin menumbuhkan semangat kolaborasi dan mempererat kebersamaan sebagai fondasi penting menjaga keberlanjutan perusahaan,” ujar Gatot Mardiana saat melakukan flag off di area kebun hortikultura.
Bukti Nyata Pengelolaan Pascatambang yang Bertanggung Jawab
Lebih dari sekadar ajang olahraga, rute 3,6 kilometer yang dilalui peserta merupakan etalase keberhasilan PT Semen Gresik dalam mengelola kawasan pascatambang.
Area greenbelt ini menjadi bukti nyata bahwa aktivitas pertambangan dapat berjalan berdampingan dengan pemulihan ekosistem.
Penghijauan di area ini melibatkan berbagai jenis tanaman hortikultura yang memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitar.
Dengan memperkenalkan jalur ini kepada publik, PT Semen Gresik menegaskan bahwa setiap aktivitas operasionalnya senantiasa mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta kepatuhan terhadap regulasi lingkungan yang berlaku.
Budaya Lokal dan Semangat “Empowering Futures”
Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran kelompok kesenian Singo Wahyu Wibowo dari Desa Pasucen, salah satu kesenian binaan CSR PT Semen Gresik.
Keikutsertaan seniman lokal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam melestarikan budaya di tengah kemajuan industri.
Gatot Mardiana menambahkan bahwa visi perusahaan ke depan adalah terus memberikan dampak positif bagi masa depan melalui semangat Empowering Futures.

“Kami ingin hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar wilayah operasional tetap terjaga secara berkelanjutan. Keberhasilan perusahaan adalah keberhasilan masyarakat juga,” tuturnya.
Perayaan HUT ke-12 ini ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, yang semakin memperkokoh sinergi antara stakeholder dengan PT Semen Gresik dalam menyongsong tantangan industri di masa depan.