Dark Mode Light Mode

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use

Lawan Budaya Buang Barang, Jalin dan Netzme Gelar ‘Purpose Market 2025’: Ubah Barang Layak Guna Jadi Nilai Ekonomi Baru

PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) bagian dari ekosistem Danantara Indonesia melalui Holding BUMN Danareksa berkolaborasi dengan PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) menghadirkan Purpose Market 2025 di Main Venue One Satrio, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (26/11/2025).

JAKARTA – Di tengah ancaman krisis sampah nasional yang diprediksi menembus angka 82 juta ton pada 2045, PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) dan PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) mengambil langkah konkret.

Melalui kolaborasi strategis, keduanya menyelenggarakan Purpose Market 2025 di One Satrio, Mega Kuningan, Jakarta (26/11), sebuah inisiatif yang memadukan kampanye gaya hidup berkelanjutan dengan kecanggihan teknologi transaksi digital.

Menghidupkan Kembali Ekonomi Sirkular

Purpose Market 2025 bukan sekadar bazar biasa. Acara ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mempraktikkan ekonomi sirkular, yaitu sistem yang berupaya memperpanjang siklus hidup suatu produk. Alih-alih berakhir di tempat pembuangan, barang-barang layak guna dialihkan kepada pemilik baru, sehingga mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam.

Langkah ini sejalan dengan riset United Nations Development Programme (UNDP) yang menyatakan bahwa memperpanjang umur pakai barang adalah strategi vital dalam menekan emisi karbon dan membuka peluang ekonomi baru di tingkat domestik.

Jalin, sebagai bagian dari Holding BUMN Danareksa, memposisikan agenda ini dalam kerangka Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang mengintegrasikan aspek lingkungan, pemberdayaan UMKM, dan literasi keuangan.

Advertisement

Purpose Market 2025 memastikan nilai ekonomi tetap berputar di dalam negeri sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM dari berbagai sektor.

Digitalisasi Transaksi: Aman, Cepat, dan Transparan

Keunikan utama dari gelaran ini adalah integrasi teknologi pembayaran modern. Seluruh transaksi di Purpose Market wajib menggunakan QRIS Soundbox, perangkat inovatif yang memberikan notifikasi suara secara real-time saat pembayaran berhasil.

Baca Juga :  28 Tahun Grand Candi Hotel Semarang: Merayakan "Timeless Harmony" Melalui Kanvas dan Kemanusiaan

“Teknologi ini memberikan kepastian instan bagi penjual dan pembeli. Di tengah keramaian pasar, suara dari soundbox menjadi bukti sah transaksi yang tak perlu diperdebatkan lagi, sehingga meningkatkan kepercayaan pelaku UMKM,” jelas Direktur Netzme, Vicky G Saputra.

Selain itu, pengunjung juga berkesempatan mencicipi fitur QRIS TAP. Inovasi ini memperkuat posisi Indonesia dalam peta digitalisasi pembayaran global, di mana hingga semester I 2025, Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS telah mencapai 57 juta orang dengan 93% merchant berasal dari sektor UMKM.

Untuk menciptakan pengalaman transaksi yang nyaman dan tertib, seluruh pembayaran di Purpose Market dilakukan menggunakan QRIS Soundbox

Lebih dari Sekadar Jual-Beli

Direktur Jalin, Eko Dedi Rukminto, menekankan bahwa keberlanjutan harus menjadi kebiasaan harian. “Purpose Market 2025 mengajak kita melihat nilai sebelum membuang. Banyak barang tidak benar-benar menjadi sampah; mereka hanya butuh pemilik baru untuk menemukan fungsi barunya,” ungkapnya.

Rangkaian acara ini turut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan edukatif, antara lain:

  • Flea Market & Bazar UMKM Kurasi: Mendukung perputaran ekonomi lokal tanpa ketergantungan barang impor bekas.
  • Workshop Upcycle: Pelatihan mengubah barang bekas menjadi produk bernilai estetika tinggi.
  • Layanan Perbaikan Gratis: Melibatkan penjahit keliling untuk memperbaiki pakaian rusak agar bisa digunakan kembali.
  • Literasi Keuangan: Edukasi mengenai pengelolaan keuangan digital bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Membangun Masa Depan Tanpa Limbah

Inisiatif ini hadir di momen yang krusial. Ketika gaya hidup konsumtif seringkali berujung pada pemborosan material, Purpose Market memberikan alternatif solusi yang elegan. Dengan mendukung barang layak guna, masyarakat secara tidak langsung membantu mengurangi jejak karbon yang dihasilkan dari proses produksi barang baru.

Baca Juga :  Revolusi Kopi Keliling: Jago Coffee Kantongi Rp200 Miliar untuk Ekspansi Nasional!

Sebagian hasil penjualan dari para tenant di acara ini juga akan disalurkan untuk mendukung pelatihan ekonomi sirkular di tingkat rumah tangga.

Hal ini memastikan bahwa dampak positif dari Purpose Market 2025 tidak berhenti saat acara usai, melainkan terus berlanjut menjadi gerakan kolektif di tengah masyarakat.

Melalui kolaborasi Jalin dan Netzme, Purpose Market 2025 membuktikan bahwa teknologi finansial dan kepedulian lingkungan bisa berjalan beriringan untuk menciptakan masa depan Indonesia yang lebih hijau dan tangguh secara ekonomi.

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Revolusi "One Stop Dairy": Strategi Indomilk FnB Solutions Perkuat Ekosistem UMKM dan Industri Kafe Nasional

Next Post

Liburan Keluarga Tak Terlupakan di Sukabumi: Láska Hotel Tawarkan Aktivitas Edukatif dan Paket New Year "Glam & Shine"