Dark Mode Light Mode

Peringati May Day 2026, Pegadaian Salurkan Bantuan Fasilitas Ibadah untuk Masjid Uswatun Hasanah Bima

TJSL Pegadaian, Masjid Uswatun Hasanah Ambalawi Terima Bantuan. (Foto: Pegadaian)

Memanfaatkan momentum Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, PT Pegadaian kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan bantuan

untuk Masjid Uswatun Hasanah di Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Aksi ini merupakan bagian dari program

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Penyerahan bantuan dilakukan secara khidmat oleh Pemimpin Cabang Rasanae, Taufikurrahman, kepada pengurus masjid tepat setelah pelaksanaan salat Jumat pada 1 Mei 2026.

Mendorong Kenyamanan Beribadah dan Nilai Spiritual

Bantuan yang diserahkan difokuskan pada peningkatan fasilitas fisik masjid guna menunjang kenyamanan jamaah dalam menjalankan aktivitas keagamaan sehari-hari. Pegadaian berharap perbaikan sarana ini dapat memotivasi masyarakat untuk lebih aktif memakmurkan masjid.

“Bantuan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan fasilitas ibadah serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas keagamaan,” ujar Taufikurrahman.

Ia juga menekankan bahwa kehadiran Pegadaian tidak hanya terbatas sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai entitas yang memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap lingkungan.

Komitmen Jangka Panjang Melalui “Pegadaian Peduli”

Program TJSL di Bima ini selaras dengan visi besar perusahaan dalam memperkuat pilar pembangunan sosial. Di tempat terpisah, Deputy Bisnis Area Pegadaian Bima/Pulau Sumbawa, Mustofa,

menegaskan bahwa program Pegadaian Peduli dirancang untuk memberikan dampak yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat akar rumput.

Baca Juga :  Sinergi Hijau: PT Semen Gresik Gandeng Warga Tanam Puluhan Alpukat Aligator untuk Perkuat Ekonomi Lokal

“Kami ingin memastikan kehadiran Pegadaian tidak hanya dirasakan melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata,” jelas Mustofa.

Sebagai lembaga yang telah berdiri sejak 1901, Pegadaian terus bertransformasi menjadi lembaga keuangan inklusif yang aktif dalam berbagai pemberdayaan komunitas dan bantuan prasejahtera.

Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Pengurus Masjid Uswatun Hasanah menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan ini. Mereka berharap kolaborasi

antara sektor korporasi dan masyarakat dapat terus berkesinambungan demi terciptanya kemandirian umat dan pembangunan daerah yang lebih baik.

Melalui inisiatif ini, Pegadaian mempertegas posisinya sebagai agen pembangunan (agent of development) yang mengedepankan nilai gotong royong.

Dengan jangkauan program sosial yang terus diperluas, perusahaan berkomitmen untuk terus menciptakan ekosistem yang inklusif, baik dari sisi layanan pembiayaan maupun tanggung jawab sosial di seluruh penjuru Indonesia.

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Sinergi Budaya dan Teknologi: Pameran "Rupa Kala" BINUS University di Sarinah Jadi Lokomotif Kreativitas Gen Z

Next Post

Siap Tantang Dominasi EV Kompak, Ini Bocoran Spesifikasi Chery QQ3 EV yang Bakal Masuk Indonesia