TENJO – Koridor Barat Jakarta kini tengah menjadi primadona baru bagi pencari hunian dan investor properti.
Menyusul kesuksesan luar biasa dengan terjualnya 5.400 unit, Kota Podomoro Tenjo kembali menggebrak pasar dengan meluncurkan unit terbaru di kluster Green Magnolia dan kluster premium Damar.
Hunian ini menawarkan konsep resort modern yang menyatukan kenyamanan, aksesibilitas tinggi, dan potensi nilai investasi yang meroket.
Green Magnolia: Hunian Tropis Modern Sentuhan Singapura
Hadir sebagai seri terbaik di kelasnya, kluster Green Magnolia dipasarkan dengan harga yang sangat kompetitif, mulai dari Rp 220 jutaan.
Mengusung desain tropis modern, kluster ini dirancang khusus bagi keluarga muda yang mendambakan lingkungan asri.
Keistimewaan lanskap hijaunya dikerjakan langsung oleh Palmscape, arsitek lanskap ternama asal Singapura.
Zaldy Wihardja, Chief Marketing Officer Kota Podomoro Tenjo, mengungkapkan bahwa meski harganya terjangkau, fasilitas yang disediakan setara dengan hotel berbintang lima.
“Green Magnolia dilengkapi dengan inner green belt, jalur sepeda, jogging track, serta Club House termewah yang mencakup kolam renang 25 meter, private cinema, hingga mini bowling,” jelas Zaldy.

Kluster Damar: Definisi Mewah “Rumah Bertumbuh”
Bagi konsumen yang menginginkan eksklusivitas, Kota Podomoro Tenjo menghadirkan Kluster Damar.
Hunian premium dengan luas tanah melimpah (119 m²) ini dibanderol hanya di kisaran Rp 500 jutaan.
Menariknya, kluster ini mengusung konsep Rumah Bertumbuh, memberikan keleluasaan bagi pemilik untuk memperluas bangunan di masa depan seiring berkembangnya kebutuhan keluarga.
Keunggulan kluster Damar tidak hanya pada luas tanahnya, tetapi juga estetika lingkungannya.
Seluruh jaringan kelistrikan dibangun di bawah tanah (underground utility), memberikan pemandangan lingkungan yang rapi dan elegan tanpa gangguan kabel udara.
Lokasinya pun sangat strategis, hanya 2 menit menuju Grand TOD dan 3 menit ke gerbang Tol Cileles (ruas Tol Serpong–Balaraja).

Investasi Pasti di Koridor Barat
Pertumbuhan Kota Podomoro Tenjo didukung oleh infrastruktur yang masif. Kenaikan harga tanah di kawasan ini diproyeksikan mencapai 10% per tahun, menjadikannya instrumen investasi yang jauh lebih menguntungkan dibandingkan deposito perbankan.
Dengan harga yang saat ini masih 6–7 kali lebih rendah dibanding harga rumah di area sekitar Serpong, potensi capital gain bagi pembeli tahap awal sangatlah besar.
Selain hunian, peluang investasi juga terbuka lebar di area komersial. Kota Podomoro Tenjo meluncurkan Andromeda Central, ruko premium di Bulevar Utama CBD dengan harga mulai Rp 900 jutaan, serta Kayu Manis Business Square Tahap 2 mulai Rp 600 jutaan.
Lokasi ruko yang dikelilingi oleh ribuan unit hunian yang mulai diserahterimakan menjamin captive market yang stabil bagi para pelaku usaha.
Aksesibilitas Tanpa Batas dan Modernitas
Kota Podomoro Tenjo dirancang dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) yang terintegrasi langsung dengan Stasiun Tenjo.
Hal ini memudahkan penghuni untuk menjangkau pusat bisnis Jakarta dengan transportasi publik yang efisien.
Di sisi lain, selesainya proyek Tol Serpong–Balaraja akan semakin memangkas waktu tempuh menuju BSD City dan sekitarnya, menjadikan Tenjo sebagai kota mandiri baru yang mandiri dan terkoneksi.
Kehadiran Kota Podomoro Tenjo bukan sekadar menyediakan hunian, melainkan membangun ekosistem kehidupan yang produktif. Dengan standar kualitas dari Agung Podomoro Group, kawasan ini menjadi pilihan paling rasional bagi masyarakat yang mencari keseimbangan antara harga, kualitas bangunan, dan kemudahan akses.
Jangan lewatkan kesempatan memiliki hunian di kawasan paling berkembang tahun ini. Untuk informasi lebih lanjut, kirimkan pesan WhatsApp melalui https://bit.ly/kotapodomorokompas, hubungi Marketing Lounge di 021-39529999, atau kunjungi www.kotapodomoro.com.