Advertisement
Dark Mode Light Mode

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use

FrieslandCampina Siapkan Pengambilalihan Saham Pengendali Ultrajaya

Kemitraan Strategis di Industri Susu

Surbaya, Komunikasi Bisnis — FrieslandCampina dan PT Ultrajaya Milk Industry Tbk sepakat membentuk kemitraan strategis yang akan mengintegrasikan PT Frisian Flag Indonesia (FFI) ke dalam Grup Ultrajaya.

Melalui transaksi yang diusulkan, FrieslandCampina akan memperoleh saham pengendali di Ultrajaya. Namun, perubahan pengendalian tersebut baru berlaku setelah seluruh proses transaksi selesai dan mendapatkan persetujuan dari pemegang saham serta regulator terkait.marketing-interactive

Kesepakatan ini mempertemukan dua perusahaan yang telah lama beroperasi di industri susu dan minuman. FFI membawa pengalaman FrieslandCampina di sektor nutrisi susu, sedangkan Ultrajaya memiliki basis operasi, jaringan, dan platform minuman siap konsumsi di Indonesia.

FFI Tetap Beroperasi Terpisah

Meskipun FFI akan menjadi bagian dari Grup Ultrajaya, kedua perusahaan akan tetap menjalankan bisnis secara terpisah. Masing-masing akan mempertahankan merek, portofolio, organisasi, dan operasionalnya.

Advertisement

Dengan struktur tersebut, merek Frisian Flag dan Ultrajaya tetap dapat melayani konsumen dengan identitas masing-masing. Kerja sama akan difokuskan pada penciptaan nilai jangka panjang, penguatan kapabilitas, dan pengembangan platform produk susu serta minuman siap konsumsi.

FrieslandCampina menyatakan bahwa kedua perusahaan memiliki komitmen jangka panjang terhadap konsumen Indonesia serta produk nutrisi berbasis susu berkualitas.frieslandcampina

Struktur Transaksi

ILUSTRASI. Susu PT Ultrajaya Milk Industries Tbk (ULTJ) (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)

Dalam struktur transaksi, seluruh saham FFI akan dialihkan ke Ultrajaya. Sebagai bagian dari proses tersebut, Ultrajaya akan menerbitkan hingga 7,88 miliar saham baru dengan harga Rp2.150 per saham.

Berdasarkan laporan The Jakarta Post, nilai ekuitas FFI tercatat sekitar Rp14,57 triliun atau setara dengan US$822,4 juta per 31 Juli 2026. Setelah transaksi, FrieslandCampina International Holding B.V. diperkirakan memiliki sekitar 30,81 persen saham entitas gabungan, dengan asumsi pemegang saham Ultrajaya tidak menggunakan seluruh haknya untuk membeli saham baru.thejakartapost

Baca Juga :  Usaha Thrift Shop Yang Semakin Diminati

Angka tersebut merupakan bagian dari struktur transaksi yang masih bergantung pada penyelesaian aksi korporasi dan persetujuan yang diwajibkan. Persentase kepemilikan final dapat berubah sesuai pelaksanaan hak pemegang saham dan ketentuan transaksi.

Menunggu Persetujuan Pemegang Saham dan Regulator

Transaksi ini telah memperoleh persetujuan dari Members’ Council FrieslandCampina. Dewan tersebut mewakili para peternak sapi perah anggota koperasi FrieslandCampina.

Namun, penyelesaian transaksi masih menunggu persetujuan pemegang saham Ultrajaya dan otoritas terkait di Indonesia. Proses tersebut juga harus memenuhi ketentuan pasar modal, aksi korporasi, dan regulasi persaingan usaha yang berlaku.

Setelah FrieslandCampina secara efektif memperoleh saham pengendali, peraturan Indonesia akan mewajibkan perusahaan tersebut melaksanakan penawaran tender wajib atau mandatory cash tender offer kepada pemegang saham minoritas Ultrajaya.

Rincian lebih lanjut mengenai tender wajib diharapkan disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia atau IDX.marketing-interactive

Manajemen Ultrajaya Tetap Berbasis di Bandung

Ultrajaya diperkirakan tetap menjadi perusahaan terbuka Indonesia dengan kantor pusat, kepemimpinan, dan kegiatan operasional sehari-hari yang berbasis di Bandung.

Sabana Prawirawidjaja, salah satu pendiri Ultrajaya, akan tetap menjabat sebagai Presiden Direktur. Keluarga Prawirawidjaja juga akan tetap menjadi pemegang saham signifikan jangka panjang di perusahaan.

Kepastian mengenai kelanjutan manajemen dan pusat operasi menjadi sinyal bahwa transaksi ini diarahkan sebagai kemitraan strategis, bukan sekadar penggantian operasional secara langsung.

Baca Juga :  5 Pelajaran Bisnis dari Steve Jobs yang Masih Relevan di Era Digital

Perkuat Platform Minuman Siap Konsumsi

Masuknya FFI ke Grup Ultrajaya berpotensi memperluas platform minuman siap konsumsi milik Ultrajaya. Produk susu dan minuman dalam format siap minum memiliki peluang pertumbuhan karena menawarkan kepraktisan bagi konsumen.

Kemitraan ini dapat menghasilkan beberapa peluang strategis, antara lain penguatan kapasitas produksi, perluasan distribusi, pengembangan produk susu dan minuman baru, peningkatan inovasi nutrisi, efisiensi rantai pasok, perluasan akses produk di berbagai wilayah Indonesia, dan pemanfaatan pengalaman FrieslandCampina dalam pengembangan produk susu.

Meski demikian, sinergi tersebut perlu dijalankan dengan memperhatikan posisi merek, preferensi konsumen, dan struktur pasar yang kompetitif.

Dampak bagi Industri Susu Indonesia

Transaksi ini menandai meningkatnya konsolidasi dan investasi strategis di industri susu Indonesia. Kolaborasi antara perusahaan lokal dan perusahaan global dapat menghadirkan tambahan modal, teknologi, keahlian, serta akses ke jaringan internasional.

Bagi konsumen, dampaknya dapat terlihat dalam bentuk pilihan produk yang lebih beragam, inovasi rasa dan kemasan, serta perluasan ketersediaan produk. Bagi industri, transaksi ini dapat meningkatkan standar pengembangan produk dan memperkuat persaingan.

Namun, keberhasilan kemitraan tetap bergantung pada beberapa faktor, yaitu penyelesaian transaksi sesuai jadwal, persetujuan pemegang saham dan regulator, integrasi yang efektif, kejelasan tata kelola, perlindungan terhadap kekuatan merek, kemampuan menjaga kualitas dan harga produk, dan terakhir konsistensi distribusi di seluruh Indonesia.

Peluang dan Tantangan bagi Perusahaan

Bagi FrieslandCampina, kemitraan ini memberikan platform lokal yang lebih kuat untuk mengembangkan bisnis nutrisi susu di Indonesia dan Asia. Perusahaan juga dapat memanfaatkan pengalaman Ultrajaya dalam memahami pasar, operasi, serta distribusi domestik.

Baca Juga :  Elon Musk: Strategi Gila di Balik Kesuksesan yang Mengubah Wajah Bisnis Dunia

Bagi Ultrajaya, masuknya FFI dapat memperkuat kapabilitas industri melalui dukungan keahlian dan investasi FrieslandCampina. Perusahaan juga berpeluang memperluas portofolio minuman siap konsumsi.

Di sisi lain, penyatuan kepentingan dua perusahaan besar tetap membutuhkan tata kelola yang transparan. Pengelolaan merek, pembagian peran, efisiensi bisnis, dan komunikasi dengan pemegang saham akan menjadi faktor penting setelah transaksi selesai.

FrieslandCampina dan Ultrajaya membentuk kemitraan strategis yang akan menempatkan FFI sebagai bagian dari Grup Ultrajaya. FrieslandCampina akan memperoleh saham pengendali Ultrajaya setelah transaksi mendapat persetujuan dan seluruh proses penyelesaian terpenuhi.

Kedua perusahaan tetap akan beroperasi dengan merek dan organisasi masing-masing. Sementara itu, kemitraan diarahkan untuk memperkuat platform susu dan minuman siap konsumsi, memperluas akses produk, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi konsumen dan pemegang saham.

Ikuti terus berita terbaru mengenai aksi korporasi, industri makanan dan minuman, investasi, pasar modal, serta perkembangan bisnis di komunikasibisnis.com.

Jangan lupa mampir ke Instagram @komunikasibisniscom untuk mendapatkan berita dan insight terbaru seputar dunia bisnis.

Sumber dan Referensi

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post
Daihatsu

Penjualan Daihatsu Naik 10 Persen pada Agustus 2026, Gran Max dan LCGC Jadi Penopang

Next Post

Pinterest dan Shopee Hubungkan Inspirasi Belanja dengan Program Afiliasi

Advertisement