Dark Mode Light Mode

Kuasai Panggung Asia Pasifik: Universitas Airlangga Borong Penghargaan Bergengsi di QS Apple Creative Award 2019 Jepang

FUKUOKA, JEPANG – Universitas Airlangga (Unair) kembali mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan kelas dunia di ajang internasional.

Dalam rangkaian pertemuan perguruan tinggi ternama kawasan Asia Pasifik, QS Apple 2019, Unair berhasil membawa pulang dua penghargaan prestisius

dalam sesi Creative Award yang digelar di Hotel New Otani Hakata, Fukuoka, Jepang.

Prestasi ini menjadi catatan sejarah bagi Unair karena berhasil mengungguli lebih dari 70 universitas ternama dari berbagai negara di Asia Pasifik.

Sebanyak 700 delegasi dari 42 negara menjadi saksi atas pengakuan kreativitas dan keaktifan Unair di kancah global.

Advertisement

Inovasi Konten dan Dominasi Berita Pendidikan

Dua penghargaan yang berhasil diraih Unair dalam ajang ini adalah:

  1. Silver Award – Most Creative Corporate Institution Video: Melalui video berjudul “Be A Hero”, Unair memikat dewan juri internasional dengan narasi kuat mengenai pengabdian dokter-dokter Fakultas Kedokteran Unair di pelosok negeri.
  2. The Top Contributor WOWNEWS: Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi bagi perguruan tinggi dengan produksi berita pendidikan terbanyak dan paling aktif. Unair bersanding dengan Ajman University yang meraih kategori Top Article.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Dato’ Peter TS Ng, Presiden UCSI University, kepada Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair, Suko Widodo.

Foto-foto: dok. Universitas Airlangga.

“Be A Hero”: Narasi Kemanusiaan untuk Dunia

Video “Be A Hero” yang berdurasi 4 menit 8 detik bukan sekadar alat promosi,

Baca Juga :  Laksamana Malahayati "Guncang" Italia: SMA Labschool Cibubur Raih Juara Umum di International Dance & Vocal Contest 2024

melainkan sebuah dokumentasi humanis tentang peran nyata akademisi dalam membantu masyarakat di daerah terpencil Indonesia.

Penggunaan visual yang sinematik dan cerita yang emosional menjadi kunci utama Unair meraih perak,

bersaing ketat dengan institusi global lainnya yang mendaftarkan karya terbaik mereka dalam kategori desain brosur, iklan cetak, laman situs web, hingga desain stan pameran.

Strategi Komunikasi Global di Era Digital

Keberhasilan menyabet gelar Top Contributor WOWNEWS menunjukkan strategi komunikasi Unair yang sangat agresif dan sistematis.

Di era banjir informasi, Unair konsisten memproduksi konten edukatif yang mampu menjangkau audiens internasional.

Penghargaan ini membuktikan bahwa humas perguruan tinggi kini memegang peran vital dalam meningkatkan brand awareness dan reputasi kampus di mata dunia.

“Pencapaian ini adalah hasil kerja keras seluruh tim. Kami berharap semangat kreativitas ini terus menggelora, terutama dalam pengelolaan informasi pendidikan agar pesan-pesan inovasi dari Unair dapat terus terdengar secara global,” ujar Suko Widodo.

Membangun Reputasi Menuju Top 500 Dunia

Raihan di QS Apple 2019 ini selaras dengan ambisi Unair

untuk terus merangkak naik ke jajaran 500 besar universitas terbaik dunia.

Pengakuan internasional dalam aspek kreativitas dan publikasi menjadi modal penting untuk meningkatkan skor Employer dan Academic Reputation.

Kehadiran Unair di panggung internasional seperti Jepang membuktikan bahwa universitas asal Surabaya ini tidak hanya unggul di laboratorium dan ruang kelas,

Baca Juga :  Jawa Timur Pimpin Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Eastfood IIFEX & Eastpack Surabaya 2025 Siap Menjadi Katalisator Industri Mamin Global

tetapi juga piawai dalam mengemas narasi institusi yang relevan dengan standar global.

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Komitmen Transparansi Publik: Universitas Brawijaya Raih Predikat Tertinggi "Badan Publik Informatif" dari KIP

Next Post

Menjadi Benteng Budaya Bangsa: ISBI Bandung Kukuhkan 366 Wisudawan dalam Harmoni Tradisi dan Teknologi