Advertisement
Dark Mode Light Mode

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use

Tarif Khusus KAI Naik Mulai 12 Oktober 2026, Cek Rute Malang, Jogja, dan Solo

Tarif Khusus KAI Naik Mulai 12 Oktober 2026 Tarif Khusus KAI Naik Mulai 12 Oktober 2026
Tarif Khusus KAI Naik Mulai 12 Oktober 2026

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan penyesuaian tarif khusus untuk sejumlah perjalanan kereta api mulai 12 Oktober 2026. Penyesuaian berlaku di wilayah Daop 8 Surabaya, termasuk relasi dari Malang, serta Daop 6 Yogyakarta untuk perjalanan dari Jogja dan Solo.kompas+1

Tarif khusus atau tarif susulan ini dapat menjadi pilihan bagi penumpang yang melakukan perjalanan jarak pendek hingga menengah. Namun, tiket hanya dapat dibeli bila masih ada kursi tersedia dan berlaku sesuai ketentuan kereta serta relasi yang dipilih.

Tarif Khusus KA Malang Disesuaikan

KAI Daop 8 Surabaya menerapkan penyesuaian tarif khusus pada beberapa relasi dari Stasiun Malang. Rute yang tercakup meliputi Malang–Yogyakarta, Malang–Madiun, Malang–Blitar, Malang–Kediri, dan Malang–Surabaya.

Setelah penyesuaian berlaku, tarif khusus kelas eksekutif dari Stasiun Malang berada pada rentang Rp45.000 hingga Rp335.000. Sementara itu, tarif kelas ekonomi berkisar Rp35.000 hingga Rp190.000. Harga akhir tetap bergantung pada rute, kelas layanan, dan kereta yang dipilih penumpang.

Penyesuaian di sejumlah relasi Malang mencapai Rp25.000–Rp50.000 untuk kelas eksekutif. Untuk kelas ekonomi, penyesuaiannya berkisar Rp25.000–Rp45.000.

Advertisement

Kereta yang tercantum dalam layanan tarif khusus dari Malang antara lain Gajayana, Malabar, Majapahit, Brawijaya, Kertanegara, Matarmaja, Arjuno Ekspres, Jayabaya, dan Malioboro Ekspres.

Rute Daop 8 yang Mendapat Tarif Khusus

Di wilayah Daop 8 Surabaya, KAI menyediakan tarif khusus pada sejumlah rute perjalanan pulang-pergi. Rute tersebut mencakup:

  • Surabaya Gubeng–Madiun
  • Surabaya Gubeng–Jombang
  • Surabaya–Jember
  • Surabaya–Probolinggo
  • Surabaya–Malang
  • Surabaya–Cepu
  • Surabaya–Semarang Tawang
  • Malang–Madiun
  • Malang–Kediri
  • Malang–Blitar
  • Malang–Yogyakarta
Baca Juga :  Raja Sawit Musim Mas: Kisah Sukses Bachtiar Karim, Sosok di Balik Kejayaan Minyak Goreng Sunco

Secara lebih luas, setelah penyesuaian berlaku, tarif khusus di Daop 8 berada pada kisaran Rp45.000–Rp360.000 untuk kelas eksekutif dan Rp35.000–Rp205.000 untuk kelas ekonomi. Perbedaan tersebut terjadi karena setiap relasi memiliki jarak, kelas, dan layanan kereta yang berbeda.

KAI menyebut penyesuaian tarif ini berlaku antara lain untuk KA Argo Wilis, Argo Semeru, Bima, Turangga, Ranggajati, Mutiara Selatan, Sancaka, Pasundan, Logawa, Jayabaya, Gajayana, Malabar, Sembrani, Harina, Dharmawangsa, Gumarang, dan Kertajaya.

Tarif Khusus dari Jogja dan Solo

KAI Daop 6 Yogyakarta juga memperbarui tarif khusus untuk perjalanan dari stasiun di wilayah Yogyakarta dan Solo mulai 12 Oktober 2026. Tarif kelas ekonomi berada pada kisaran Rp55.000 hingga Rp185.000. Adapun tarif kelas eksekutif berkisar Rp65.000 hingga Rp340.000.

Tarif ini ditujukan untuk relasi dan kereta api tertentu. Kebijakan tersebut diterapkan untuk mengoptimalkan kursi yang belum terisi menjelang keberangkatan atau idle seat. Dengan skema tersebut, penumpang dapat memperoleh pilihan perjalanan dengan harga yang lebih terjangkau untuk rute pendek atau menengah.

Untuk perjalanan Jogja atau Solo menuju Malang, tarif khusus yang sebelumnya tersedia pada KA Gajayana dan Malabar berada mulai Rp315.000 untuk kelas eksekutif. Sementara tarif ekonomi berada mulai Rp160.000. Penumpang perlu memeriksa kembali harga aktual pada tanggal keberangkatan karena tarif bergantung pada relasi dan kuota kursi yang tersedia.

Cara Membeli Tarif Khusus KAI

Tiket tarif khusus dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun dengan mekanisme go show, serta situs resmi KAI. Penjualan dibuka mulai dua jam sebelum jadwal keberangkatan dari stasiun asal, selama kuota tempat duduk masih tersedia.

Baca Juga :  Brand Engagement: Dari Awareness ke Advocacy

KAI mengingatkan bahwa tarif khusus tidak dapat digabungkan dengan tarif diskon maupun reduksi lainnya. Penumpang juga perlu memastikan harga, jadwal keberangkatan, relasi perjalanan, dan ketersediaan kursi sebelum menyelesaikan pembayaran.

Berikut ketentuan utama pembelian tarif khusus KAI:

  • Tiket bergantung pada ketersediaan kursi.
  • Pembelian dapat dilakukan mulai dua jam sebelum keberangkatan.
  • Tiket dapat dibeli melalui Access by KAI, loket stasiun, dan kanal resmi yang ditentukan KAI.
  • Tarif khusus tidak berlaku bersamaan dengan reduksi atau diskon lain.
  • Harga berbeda berdasarkan relasi, kelas, dan jenis kereta.

Mengapa Tarif Khusus Berbeda?

Tarif khusus tidak selalu sama dengan harga tiket reguler. Skema ini diterapkan pada relasi tertentu agar kursi yang masih kosong dapat dimanfaatkan menjelang waktu keberangkatan.

Karena itu, harga tiket bisa berbeda antara satu kereta dan kereta lain, bahkan untuk tujuan kota yang sama. Faktor yang memengaruhi antara lain kelas layanan, stasiun asal dan tujuan, jadwal perjalanan, serta kuota kursi tarif khusus yang tersisa.

Penumpang yang memiliki jadwal fleksibel dapat memanfaatkan tarif ini untuk perjalanan mendadak. Namun, tiket tidak dapat dijadikan pilihan utama untuk perjalanan pada jam sibuk atau musim liburan karena ketersediaannya bergantung pada kursi kosong.

Ikuti Komunikasibisnis.com untuk membaca analisis terbaru tentang strategi bisnis lainnya.

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post
FrischSchoggi Laderach

Läderach Tidak Menjual Cokelat Murah: Cara Brand Swiss Mengubah Kesegaran Menjadi Bisnis Premium

Next Post
Press Release Saja Tidak Cukup Cara PR Menembus Inbox Jurnalis di Era Pitch Massal

Press Release Saja Tidak Cukup: Cara PR Menembus Inbox Jurnalis di Era Pitch Massal

Advertisement