Singapore Airlines akan mengganti sepatu terbuka khas pramugarinya dengan sepatu tertutup berdesain wedge yang memuat motif batik khas maskapai. Perubahan tersebut akan diterapkan secara bertahap mulai Januari 2027.
Sepatu baru dikembangkan bersama merek alas kaki Singapura, PAZZION, dan akan menggantikan dua jenis alas kaki yang selama ini digunakan pramugari, yaitu sandal terbuka serta sepatu tertutup jenis slingback.
Dengan sepatu baru tersebut, pramugari tidak perlu lagi berganti alas kaki pada fase penerbangan yang berbeda. Mereka dapat menggunakan satu pasang sepatu sepanjang tugas, mulai saat take-off hingga penerbangan selesai.malaymail+1
Perubahan pada Seragam Ikonik

Sandal terbuka dengan motif batik telah menjadi bagian dari citra Singapore Girl selama beberapa dekade. Sepatu tersebut biasanya dikenakan setelah fase take-off dan landing, sementara sepatu tertutup slingback digunakan pada fase yang lebih kritis.
Perubahan ini menjadi salah satu penyesuaian yang jarang dilakukan Singapore Airlines pada seragam kru kabin yang telah menjadi identitas maskapai sejak lama.
Seragam sarong kebaya Singapore Airlines tetap dipertahankan. Desain tersebut pertama kali diadaptasi oleh perancang asal Prancis, Pierre Balmain, pada 1974, dan tetap menjadi salah satu penanda khas maskapai.singaporeair
Namun, sepatu baru dirancang untuk meningkatkan kenyamanan, dukungan, dan keselamatan pramugari selama menjalankan tugas.
Desain Wedge dengan Motif Batik

Sepatu baru menggunakan desain closed-toe wedge yang terbuat dari kulit asli. Bagian dalam sepatu dilengkapi insole dari kulit domba yang lebih tebal untuk memberikan dukungan dan kenyamanan selama penerbangan.
Motif batik khas Singapore Airlines tetap menjadi elemen utama dalam desain sepatu. Warna sepatu juga disesuaikan dengan warna kebaya sesuai jenjang atau peran kru kabin.
Sebagai contoh, pramugari dengan posisi Inflight Manager akan menggunakan sepatu berwarna burgundy yang selaras dengan seragam mereka.malaymail+1
Kehadiran motif batik menjaga kesinambungan visual antara sepatu baru dan seragam sarong kebaya yang telah menjadi identitas Singapore Airlines.
Dikembangkan Selama 31 Bulan
Pengembangan sepatu baru dilakukan melalui proses yang cukup panjang. Singapore Airlines dan PAZZION menghabiskan waktu sekitar 31 bulan untuk merancang, menguji, serta menyempurnakan produk.
Proses pengembangan mencakup beberapa tahap fitting, uji kenyamanan, serta uji coba penggunaan di dalam pesawat. Desain akhir memasukkan masukan dari pramugari perempuan terkait kenyamanan, kesesuaian ukuran, dukungan kaki, dan daya tahan sepatu.cnalifestyle.channelnewsasia
Singapore Airlines menyatakan perubahan tersebut dilakukan setelah melakukan evaluasi internal untuk meningkatkan aspek keselamatan, kenyamanan, dukungan, serta memenuhi kebutuhan operasional kru kabin.paddleyourownkanoo
Lebih Praktis untuk Kru Kabin
Sebelumnya, pramugari perlu mengganti sepatu pada fase penerbangan yang berbeda. Mereka menggunakan sepatu tertutup saat take-off dan landing, kemudian menggantinya dengan sandal terbuka selama penerbangan.
Dengan sepatu tertutup baru, proses tersebut tidak lagi diperlukan. Satu pasang sepatu dapat digunakan sepanjang penerbangan, sehingga lebih praktis dan efisien bagi kru kabin.
Perubahan ini juga dapat membantu meningkatkan kenyamanan pramugari, terutama selama penerbangan panjang. Kebutuhan untuk berdiri, berjalan, dan melayani penumpang membuat dukungan pada kaki menjadi faktor penting.
Batik Tetap Menjadi Identitas
Meskipun desain sepatu berubah, Singapore Airlines tetap mempertahankan motif batik sebagai bagian dari identitas visual kru kabinnya.
Batik telah menjadi elemen penting dalam seragam Singapore Airlines dan diposisikan sebagai penghormatan terhadap warisan budaya Asia.singaporeair
Kehadiran motif batik pada sepatu baru menunjukkan bahwa perubahan tidak sepenuhnya menghapus elemen klasik. Maskapai tersebut tetap menjaga kesinambungan antara citra lama dan kebutuhan modern kru kabin.
Tidak Berlaku untuk Kru Pria
Perubahan sepatu hanya berlaku bagi kru kabin perempuan. Kru kabin pria akan tetap menggunakan sepatu kulit hitam sesuai pedoman seragam yang sudah berlaku.thestar.com
Singapore Airlines menyatakan tidak ada perubahan pada ketentuan alas kaki untuk kru pria. Penyesuaian tersebut difokuskan pada kebutuhan kenyamanan, keselamatan, dan efisiensi bagi pramugari perempuan.
Peluncuran Bertahap Mulai 2027
Sepatu baru akan diperkenalkan secara bertahap mulai Januari 2027. Singapore Airlines belum mengumumkan jadwal rinci mengenai kapan seluruh pramugari akan menggunakan sepatu tersebut secara penuh.
Peluncuran bertahap memberikan ruang bagi maskapai untuk melakukan penyesuaian, memantau kenyamanan pengguna, serta memastikan ketersediaan ukuran dan persediaan sepatu bagi kru kabin.
Perubahan ini juga menjadi contoh bagaimana maskapai dapat memperbarui elemen seragam tanpa sepenuhnya meninggalkan identitas yang telah lama dikenal publik.
Citra Merek dan Kenyamanan Kru
Perubahan sepatu pramugari menunjukkan keseimbangan antara citra merek dan kebutuhan operasional. Singapore Airlines tetap mempertahankan motif batik yang menjadi bagian dari identitas Singapore Girl, tetapi memperbarui desain agar lebih aman dan nyaman.
Bagi pramugari, sepatu yang lebih mendukung dapat membantu mengurangi kelelahan selama penerbangan. Bagi penumpang, perubahan tersebut mungkin terlihat kecil, tetapi mencerminkan perhatian maskapai terhadap kesehatan dan kenyamanan kru kabinnya.
Baca berita dan insight terbaru mengenai bisnis penerbangan, pariwisata, brand, lifestyle, serta perkembangan industri lainnya di komunikasibisnis.com. Untuk mendapatkan berita dan insight terbaru seputar dunia bisnis, ikuti Instagram @komunikasibisniscom.
Sumber dan Referensi
- Kompas Travel. “Singapore Airlines Kenalkan Sepatu Motif Batik Baru untuk Pramugarinya.” 11 Oktober 2026.
- The Star. “SIA Flight Attendants to Don New Closed-Toe Shoes from January, with Iconic Sandals to Be Phased Out.” 8 Oktober 2026.
- AsiaOne. “Sandals Out, Shoes In: SIA Cabin Crew to Don New Footwear in 2027.” 8 Oktober 2026.
- CNA Lifestyle. “What Went into SIA’s New Pazzion Cabin Crew Shoes after 31 Months.” 9 Oktober 2026.
- Singapore Airlines. “Our Cabin Crew.”
- Paddle Your Own Kanoo. “Singapore Airlines Is Making a Rare Change to Its Iconic Decades-Old Sarong Kebaya Flight Attendant Uniform.” 10 Oktober 2026.