Dark Mode Light Mode

Banyak Gerai Tutup, Tapi Tetap Ramai: Kenapa Mixue Justru Makin Cuan di Tengah Persaingan F&B?

Belakangan ini, fenomena Mixue cukup mencuri perhatian. Di satu sisi, beberapa gerainya terlihat tutup. Namun di sisi lain, antrean pembeli di banyak lokasi masih panjang, bahkan terus bermunculan outlet baru.

Situasi ini terlihat kontradiktif: bagaimana mungkin sebuah brand terlihat “berkurang”, tapi justru tetap kuat secara bisnis?

Jawabannya tidak sesederhana penurunan performa. Justru, di balik fenomena ini, ada pola pertumbuhan yang lebih matang.

Bukan Berguguran, Tapi Seleksi Pasar

Dalam model bisnis franchise seperti Mixue, tidak semua outlet akan bertahan. Lokasi yang kurang strategis atau tidak mencapai target penjualan biasanya akan tersaring dengan sendirinya.

Alih-alih menjadi tanda kegagalan, penutupan ini justru menunjukkan bahwa:

  • Pasar sedang melakukan “seleksi alami”
  • Hanya outlet dengan performa terbaik yang bertahan
  • Brand semakin fokus pada efisiensi, bukan sekadar jumlah

Dengan kata lain, yang terjadi bukan penurunan, melainkan penyempurnaan skala bisnis.

Kenapa Mixue Tetap Makin Cuan?

1. Harga yang Sulit Ditolak Pasar

Salah satu kekuatan utama Mixue adalah harga yang sangat kompetitif. Di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif, produk dengan harga terjangkau menjadi pilihan utama konsumen, terutama segmen pelajar dan kelas menengah.

Insight: Saat daya beli sensitif, harga bisa menjadi penentu utama kemenangan brand.


2. Ekspansi Cepat Lewat Franchise

Model franchise memungkinkan Mixue berkembang sangat cepat di berbagai kota tanpa harus menanggung seluruh biaya operasional.

Baca Juga :  Antreannya Gak Habis-Habis, Ternyata Olive Fried Chicken Punya “Senjata” yang Susah Ditiru

Namun, konsekuensinya adalah:

  • Tidak semua lokasi akan sukses
  • Akan ada fase “filtering” outlet

Insight: Pertumbuhan cepat hampir selalu diikuti fase seleksi.


3. Produk Sederhana, Mudah Di-scale

Menu Mixue tidak kompleks es krim dan minuman berbasis teh. Justru kesederhanaan ini membuat operasional lebih mudah dikontrol dan direplikasi.

Insight: Semakin simpel produk, semakin mudah bisnis berkembang cepat.


4. Branding yang Melekat di Konsumen

Maskot ikonik dan konsep visual yang konsisten membuat Mixue mudah dikenali. Tanpa perlu kampanye besar-besaran, brand ini sudah tertanam kuat di benak konsumen.

Insight: Brand yang kuat bisa mengurangi biaya marketing secara signifikan.


5. Efek Viral yang Terus Berlanjut

Mixue sempat viral di berbagai platform digital, dan efeknya masih terasa hingga sekarang. Banyak konsumen datang bukan hanya karena produk, tapi juga karena hype yang sudah terbentuk.

Insight: Viral bisa jadi pintu masuk, tapi konsistensi yang menjaga bisnis tetap hidup.

Di Tengah Ramainya Brand F&B, Mixue Masih Bertahan

Industri minuman dan dessert saat ini sangat padat. Brand baru terus bermunculan dengan konsep yang mirip.

Namun, Mixue tetap memiliki keunggulan:

  • Skala bisnis yang sudah besar
  • Harga yang sulit disaingi
  • Brand awareness yang tinggi

Ini membuatnya tetap relevan meski kompetitor terus bertambah.

Pelajaran Penting untuk Pelaku Bisnis

Fenomena ini memberi pelajaran yang cukup jelas:

  • Tidak semua ekspansi harus dipertahankan
  • Efisiensi lebih penting daripada jumlah cabang
  • Produk sederhana bisa jadi kekuatan besar
  • Harga dan positioning menentukan daya saing
Baca Juga :  Cita Rasa Budapest di Jakarta: Mangkuluhur ARTOTEL Suites Gelar Hungarian Cultural and Culinary Festival 2026

Fenomena “gerai tutup tapi tetap cuan” pada Mixue menunjukkan satu hal penting: dalam bisnis, yang bertahan bukan yang paling banyak, tapi yang paling efisien dan relevan.

Di tengah kompetisi yang semakin padat, kemampuan untuk beradaptasi dan menyaring performa menjadi kunci pertumbuhan jangka panjang.


Ingin terus update dengan insight terbaru seputar bisnis, tren F&B, strategi brand, dan peluang usaha di era kompetitif?

Kunjungi KomunikasiBisnis.com dan temukan berbagai artikel informatif yang membantu Anda memahami dunia bisnis dengan lebih tajam dan relevan.


Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Harga Naik, Loyalitas Ikut Naik: Rahasia Kopi Tuku Bikin Pelanggan Makin Setia

Next Post

Kenapa Produk “Biasa Aja” Bisa Viral dan Antrinya Panjang? Ini 3 Rahasia dari Indra Gunawan