Dark Mode Light Mode

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use

Rasayatra: Diplomasi Budaya Pramana Experience Melalui Gastronomi Berbasis Lontar Dharma Caruban

BALI – Pramana Experience secara resmi meluncurkan program Rasayatra, sebuah inisiatif kuliner visioner yang dirancang untuk memberikan pengalaman gastronomi tak terlupakan sekaligus melestarikan kekayaan literasi kuno Indonesia.

Program ini menjadi bukti komitmen Pramana Experience dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya ke dalam standar pelayanan hospitality kelas dunia.

Mengadopsi Kearifan Lokal dari Lontar Dharma Caruban

Inspirasi utama dari peluncuran perdana Rasayatra adalah Lontar Dharma Caruban, sebuah naskah kuno yang menjadi fondasi dalam seni pengolahan kuliner di Bali.

Acara dimulai secara sakral dengan pembacaan lontar oleh Ida Bagus Made Gunawan, keturunan Mpu Tantular dari Samsara Living Museum, yang dikenal sebagai pegiat aktif budaya Bali.

Melalui Rasayatra, Pramana Experience berupaya melakukan aktualisasi nilai-nilai tua yang telah teruji secara historis agar tetap relevan dengan gaya hidup modern saat ini.

Hal ini sejalan dengan visi untuk membumikan literasi lokal dalam industri pariwisata minat khusus gastronomi.

Sinergi Pakar dalam Rasayatra Talk

Peluncuran ini juga dimeriahkan dengan sesi Rasayatra Talk yang menghadirkan perspektif mendalam dari para pakar industri dan budaya:

  • I Wayan Suarsa (CEO Pramana Experience): Menekankan pentingnya studi budaya sebagai pilar utama dalam menghadirkan genuine hospitality kepada dunia.
  • Chef Alit (Ida Bagus Alit Sugiarta): Seorang juru masak berpengalaman sejak 1993 yang memiliki kedekatan spiritual dengan lontar, membawa interpretasi teknis atas resep-resep tradisional.
  • Ida Bagus Made Gunawan: Memberikan konteks sejarah dan filosofis terkait penggunaan bahan lokal organik di Bali.
  • T. Cilik Pamungkas: Peneliti kebudayaan yang bertindak sebagai moderator, menjembatani dialog antara tradisi dan tren industri terkini.
Baca Juga :  Lawan Kekerasan Seksual: KAI Commuter Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Ruang Aman di Transportasi Publik

Dukungan Pemerintah dan Masa Depan Gastronomi Bali

Langkah berani Pramana Experience ini mendapat apresiasi tinggi dari Tjok Bagus Pemayun, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali. Ia menyatakan bahwa penggunaan bahan lokal yang asli (genuine) membuktikan komitmen Bali sebagai destinasi dunia yang tetap menjaga genuisitas budaya di tengah modernisasi.

Bagi para profesional di bidang manajemen dan lulusan Magister Management, Rasayatra merupakan contoh nyata dari strategi diferensiasi produk berbasis keunggulan budaya (culture-based differentiation).

Pramana Experience berkomitmen untuk terus bereksperimen dalam bidang kuliner, menjadikan studi budaya sebagai instrumen untuk memperkaya khazanah pariwisata Indonesia.

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Diplomasi Air melalui Budaya: Kemenparekraf Hadirkan Ritual Melukat bagi Delegasi World Water Forum 2024

Next Post

Wisata Air: Tulang Punggung Baru Pariwisata Berkelanjutan dan Berkualitas di Indonesia