Wisata religi dan heritage menjadi salah satu penggerak utama perjalanan di Asia Tenggara pada kuartal III 2026. Data Traveloka SEA Index Q3 2026 menunjukkan peningkatan pemesanan akomodasi dari Indonesia ke Mekkah lebih dari 50 persen secara tahunan, ketertarikan wisatawan Malaysia terhadap Borobudur, serta lonjakan pemesanan dari Vietnam ke Luang Prabang.prnewswire
Laporan tersebut mencakup data pemesanan dan pencarian di Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, serta Vietnam sepanjang 1 Juli hingga 30 September 2026. Temuan ini menunjukkan bahwa perjalanan tidak lagi hanya berfokus pada pantai dan belanja, tetapi juga pada pengalaman spiritual, budaya, dan musim.prnewswire
Indonesia: Wisata Dingin dan Religi Naik

Di pasar domestik Indonesia, Wonosobo dan Sukabumi menjadi destinasi dengan pertumbuhan tertinggi. Kenaikan tersebut menempatkan dataran tinggi Jawa Tengah sebagai pilihan pelarian dari cuaca panas musim kemarau.prnewswire
Secara internasional, pemesanan akomodasi dari Indonesia ke Mekkah meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Mekkah, Jeddah, dan Madinah masuk dalam sepuluh destinasi internasional dengan pertumbuhan tercepat dari Indonesia.prnewswire
Dari sisi bisnis, tren ini memperkuat peluang segmen wisata religi dan umrah-halal tourism. Hotel, transportasi, biro perjalanan, penyedia makanan halal, serta layanan pendamping ibadah dapat memperluas produk mereka untuk menangkap permintaan tersebut.
Malaysia Tertarik pada Borobudur dan Yogyakarta

Wisatawan Malaysia menunjukkan minat yang meningkat terhadap Borobudur. Peningkatan pemesanan ke Magelang dan Yogyakarta memperkuat posisi Jawa sebagai koridor wisata warisan budaya di kawasan.prnewswire
Borobudur dan kompleks Candi Prambanan menjadi fondasi untuk menyusun itinerary wisata candi di Jawa. Kombinasi arsitektur bersejarah, nilai spiritual, dan cerita budaya menjadikan destinasi tersebut menarik bagi wisatawan regional.prnewswire
Bagi Indonesia, tren ini merupakan peluang untuk memperkuat promosi heritage tourism ke pasar Malaysia. Pelaku usaha dapat mengembangkan paket wisata budaya, kuliner lokal, homestay, pemandu berbahasa Melayu, serta transportasi antardestinasi di Yogyakarta dan Magelang.
Singapura: Melbourne Jadi Destinasi Musim Dingin

Bagi wisatawan Singapura, Melbourne menjadi salah satu destinasi dengan pertumbuhan paling signifikan. Pemesanan ke Melbourne meningkat lebih dari tiga kali lipat secara tahunan.prnewswire
Daya tarik Melbourne berkaitan dengan perubahan musim. Musim dingin berlangsung dari Juni hingga Agustus, kemudian disusul musim semi pada September. Kondisi tersebut menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan Singapura yang terbiasa dengan iklim tropis sepanjang tahun.prnewswire
Selain Melbourne, Jeju dan sejumlah kota Asia Timur juga masuk dalam daftar destinasi dengan pertumbuhan tercepat dari Singapura. Tren ini menunjukkan bahwa cool-weather city break menjadi salah satu motif perjalanan yang kuat di pasar tersebut.prnewswire
Thailand: Khao Yai dan Chongqing Naik

Di Thailand, Khao Yai menjadi destinasi domestik dengan pertumbuhan tercepat. Musim hujan Juni hingga September justru menjadi daya tarik karena hutan dan padang rumput menjadi lebih hijau serta air terjun mengalir lebih deras.prnewswire
Secara internasional, Chongqing memimpin daftar destinasi luar negeri dengan pertumbuhan tertinggi dari Thailand. Kota pegunungan tersebut menawarkan pemandangan kota bertingkat dan lanskap neon yang berbeda dari destinasi Thailand pada umumnya.prnewswire
Tren ini menunjukkan bahwa musim hujan tidak selalu menurunkan minat wisata. Justru, musim tertentu dapat menciptakan pengalaman unik yang dapat dipasarkan sebagai seasonal tourism.
Vietnam: Luang Prabang dan New York Naik

Bagi wisatawan Vietnam, Luang Prabang di Laos menjadi destinasi internasional yang menarik. Pemesanan ke Luang Prabang meningkat lebih dari dua kali lipat secara tahunan dari basis yang lebih kecil.prnewswire
Luang Prabang menawarkan pengalaman heritage yang melekat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk tradisi pemberian makan kepada biksu pada pagi hari, kuil bersejarah, serta jalan-jalan kota tua.prnewswire
Di sisi lain, pencarian ke New York dari Vietnam meningkat 152 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar perjalanan Vietnam memiliki minat ganda: perjalanan heritage yang dekat dan perjalanan kota besar internasional.prnewswire
Phú Quốc Jadi Destinasi Pantai Baru

Selain wisata religi dan heritage, destinasi pantai tetap menjadi bagian penting dari peta perjalanan Asia Tenggara. Phú Quốc di Vietnam menjadi destinasi baru yang menonjol pada kuartal III 2026.prnewswire
Phú Quốc melampaui tolok ukur pertumbuhan pemesanan dari kelima pasar asal, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Pencapaian tersebut memperkuat posisi Phú Quốc sebagai salah satu destinasi pantai utama di Asia Tenggara.prnewswire
Bagi pelaku industri pariwisata, pertumbuhan Phú Quốc menunjukkan pentingnya mengembangkan produk pantai yang lebih dari sekadar akomodasi. Pengalaman kuliner, wisata alam, aktivitas laut, hiburan keluarga, dan konektivitas penerbangan menjadi faktor pendukung daya saing destinasi.
Makna bagi Industri Pariwisata
Temuan Traveloka menunjukkan bahwa wisatawan Asia Tenggara semakin mencari perjalanan yang memiliki tujuan atau makna. Wisata religi, warisan budaya, pengalaman musim, dan destinasi alam menjadi motif yang kuat.
Bagi pelaku usaha, peluang tersebut dapat dioptimalkan melalui pengembangan paket tematik. Contohnya adalah paket umrah dan ziarah, tur candi Borobudur-Prambanan, perjalanan musim dingin ke Melbourne, serta wisata alam Khao Yai saat musim hujan.
Platform perjalanan juga dapat memanfaatkan data pencarian dan pemesanan untuk memprediksi permintaan, mengatur promosi, serta mengembangkan rekomendasi destinasi yang lebih personal.
Peluang bagi Pariwisata Indonesia
Indonesia memiliki peluang besar dari dua tren utama dalam laporan ini, yaitu wisata religi dan heritage. Mekkah, Jeddah, dan Madinah menjadi destinasi internasional dengan pertumbuhan tercepat dari Indonesia, sementara Borobudur, Magelang, dan Yogyakarta menarik minat wisatawan Malaysia.prnewswire
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya pasar pengirim wisatawan, tetapi juga destinasi penerima yang kuat untuk wisata budaya dan warisan sejarah.
Pemerintah, pengelola destinasi, hotel, dan pelaku UMKM dapat memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan kualitas layanan. Fokusnya mencakup konektivitas transportasi, informasi multibahasa, kebersihan, keamanan, serta pengalaman wisata yang lebih terintegrasi.
Catatan Metodologi
Traveloka SEA Index merupakan laporan kuartalan mengenai tren perjalanan di Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Laporan ini menggunakan data pencarian dan pemesanan pihak pertama Traveloka, mencakup penerbangan, akomodasi, serta aktivitas.prnewswire
Peringkat destinasi dalam laporan ini berfokus pada pertumbuhan pemesanan, bukan jumlah total pengunjung. Sementara itu, data pencarian dilaporkan secara terpisah sebagai indikator minat perjalanan.prnewswire
Edisi kuartal III 2026 mencakup aktivitas dari 1 Juli hingga 30 September 2026. Pemesanan mengukur transaksi, bukan jumlah wisatawan unik atau perjalanan yang telah selesai dilakukan.prnewswire
Baca berita dan analisis terbaru mengenai pariwisata, UMKM, hotel, transportasi, serta perkembangan industri lainnya di komunikasibisnis.com. Untuk mendapatkan berita dan insight terbaru seputar dunia bisnis, ikuti Instagram @komunikasibisniscom.